Iklan

5 anime yang diadaptasi menjadi video game

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Tidak semua anime terbatas pada layar. Beberapa cerita mendapatkan popularitas yang begitu besar sehingga melampaui batasan media audiovisual dan diubah menjadi gim, membuka jalan baru untuk mengeksplorasi karakter, latar, dan alur cerita yang sudah dikenal oleh penonton.

Baik itu mengadaptasi pertempuran epik, menjelajahi dunia pasca-apokaliptik, atau menyelami alur cerita yang mendebarkan, game-game berbasis anime ini menunjukkan bagaimana narasi dapat memperoleh lapisan baru ketika interaktif. Kami telah mengumpulkan lima contoh luar biasa yang layak disorot karena mempertahankan esensi anime sambil tetap memberikan pengalaman hebat bagi para pemain.

Foto: Milik Bandai Namco Entertainment

Dragon Ball: sebuah franchise yang mendominasi game pertarungan

Dragon Ball adalah contoh klasik anime yang berhasil memperluas kesuksesannya melalui video game. Dari konsol lama hingga yang terbaru, franchise ini telah menghasilkan puluhan judul, seperti Dragon Ball Z: Budokai Tenkaichi, FighterZ, dan yang terbaru Kakarot.

Gim-gim tersebut berhasil menangkap ritme pertarungan yang cepat, kekuatan ikonik, dan kesetiaan visual terhadap gaya seni anime. Lebih jauh lagi, gim-gim tersebut memungkinkan pemain untuk menghidupkan kembali momen-momen tak terlupakan dari saga tersebut atau mengalami pertempuran baru. Keberlangsungan waralaba ini dalam gim video menunjukkan bagaimana alam semesta yang diciptakan oleh Akira Toriyama tetap relevan dan memikat di media apa pun.

5 anime yang diadaptasi menjadi video game
Foto: Milik Bandai Namco Entertainment

Naruto: pertarungan ninja dan kisah yang berkembang di berbagai konsol

Perjalanan ninja muda Naruto juga telah merambah dunia video game dengan sangat kuat. Seri Naruto: Ultimate Ninja Storm adalah salah satu yang paling dipuji, baik karena gameplay-nya yang dinamis maupun kesetiaan naratifnya.

Setiap gim mengikuti momen-momen spesifik dari anime, memungkinkan pemain untuk menghidupkan kembali pertempuran seru dengan grafis yang mengingatkan pada animasi waktu nyata. Namun, ini bukan hanya tentang pertempuran: judul-judul ini juga mengeksplorasi hubungan antar karakter dan dilema pribadi masing-masing karakter.

Oleh karena itu, game Naruto meningkatkan pengalaman bagi mereka yang sudah familiar dengan anime tersebut dan juga berfungsi sebagai titik masuk bagi penggemar baru.

Naruto Ultimate Ninja Storm: 5 serial anime yang diadaptasi menjadi video game
Foto: Milik Bandai Namco Entertainment

Attack on Titan: aksi menegangkan dan mekanisme unik di dunia yang brutal

Attack on Titan adalah salah satu serial anime paling intens dalam beberapa tahun terakhir, dan adaptasi video gamenya mengikuti jalur yang sama. Lebih jauh lagi, game dalam franchise ini, seperti Attack on Titan 2, menggunakan mekanisme yang mereplikasi peralatan pergerakan tiga dimensi yang digunakan oleh para karakter, menciptakan ritme pertempuran yang cepat dan strategis.

Pemain menghadapi titan-titan kolosal dalam pertempuran yang menantang, sambil mengikuti alur cerita asli dari karya tersebut. Rasa urgensi dan bahaya selalu ada, dan visual yang gelap memperkuat suasana tegang dari anime tersebut. Adaptasi ini setia, tetapi juga menciptakan kebebasan bagi pemain untuk berinteraksi langsung dengan alur cerita.

5 anime yang diadaptasi menjadi video game
Foto: Milik Koei Tecmo

Demon Slayer: kualitas visual yang tinggi dan sistem pertarungan yang mudah diakses

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Hinokami Chronicles adalah gim yang mengesankan dengan kesetiaan visualnya terhadap anime. Grafiknya secara akurat mereproduksi estetika animasi, yang terlihat sejak beberapa menit pertama permainan. Sistem pertarungannya mudah diakses, dirancang untuk pemula maupun penggemar gim pertarungan yang lebih berpengalaman.

Alur cerita mengikuti arc utama anime, tetapi gim ini juga memperkenalkan mode tambahan dan pertarungan sampingan. Ini adalah cara untuk menghidupkan kembali kisah Tanjiro dan Nezuko dengan lebih mendalam dan interaktif, tanpa kehilangan daya tarik emosional yang membuat anime tersebut menjadi fenomena.

Demon Slayer Kimetsu no Yaiba – The Hinokami Chronicles: 5 anime yang diadaptasi menjadi game
Foto: Siaran pers/SEGA

One Piece: kebebasan menjelajah di dunia yang luas

Dengan begitu banyak episode dan karakter, wajar jika One Piece menemukan tempatnya di dunia video game. Judul-judul seperti One Piece: Pirate Warriors dan One Piece Odyssey mengeksplorasi alam semesta serial ini dengan berbagai gaya permainan, mulai dari pertempuran massal hingga RPG yang lebih strategis.

Yang menjadi daya tarik utama adalah kebebasan eksplorasi, yang memungkinkan pemain untuk menjelajahi pulau-pulau, berinteraksi dengan karakter-karakter ikonik, dan mengalami petualangan yang melengkapi narasi utama.

Semangat petualangan yang menjadi ciri khas anime tetap dipertahankan, tetapi mengambil dimensi baru ketika pemain mengendalikan permainan. Hal ini mengubah setiap permainan menjadi perpanjangan dari perjalanan Bajak Laut Topi Jerami.

5 anime yang diadaptasi menjadi video game
Foto: Milik Bandai Namco Entertainment

Ketika anime melampaui layar

Contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana kekuatan alur cerita yang bagus tidak perlu terbatas pada format aslinya. Jika diadaptasi dengan baik, game berbasis anime dapat memperluas semesta, memperdalam karakter, dan menawarkan pengalaman baru bagi para penggemar. Selain menjaga kecintaan pada cerita tetap hidup, versi interaktif ini menciptakan cara-cara baru untuk terhubung dengan audiens, membuktikan bahwa anime dan video game membentuk kemitraan yang kreatif dan kuat.