Kontroversi baru yang melibatkan anime Demon Slayer (Kimetsu no Yaiba) telah menyebar di media sosial dan membuat para penggemar waspada. Presiden studio Ufotable mengungkapkan bahwa, terlepas dari kesuksesan global dan kualitas animasinya, anggaran produksi selalu tidak mencukupi.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan tentang kondisi kerja di industri anime dan menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan proyek-proyek berskala besar tersebut. Berikut detail dari pengungkapan yang menjadi perhatian komunitas ini:
Pertama, kita semua tahu bahwa animasi Demon Slayer mendapat banyak perhatian selama penayangannya. Namun, kualitas animasi yang tinggi sekali lagi menyoroti sisi gelap industri anime. Musim kedua serial ini ditayangkan dengan animasi "setingkat film" dan menarik perhatian lebih dari sebelumnya.
Perusahaan yang bertanggung jawab atas kesempurnaan ini adalah Ufotable, yang dikenal karena karyanya pada franchise Fate/Zero. Bahkan, namanya dianggap sebagai salah satu faktor yang berkontribusi pada peningkatan popularitas Demon Slayer. Dengan demikian, Ufotable sering dianggap sebagai perusahaan yang menghasilkan banyak uang dari kesuksesan anime, tetapi diketahui bahwa Hikaru Kondo , presiden perusahaan tersebut, menyembunyikan sebagian pendapatan. Akibatnya, ia digugat karena melanggar undang-undang pajak perusahaan. Di pengadilan, Kondo mengatakan bahwa animasi adalah industri di mana setiap proyek dimulai dengan kerugian. Artinya, tidak peduli seberapa populer animasi yang mereka produksi, selalu berakhir dengan kerugian karena anggaran yang ditawarkan klien mereka (perusahaan produksi) tidak mencukupi. Komentarnya menimbulkan kehebohan di internet dan menjadi jeritan kesengsaraan di industri animasi.
Dampak Media Sosial
Menyusul seluruh skandal yang melibatkan presiden perusahaan dan kesaksiannya, banyak komentar berikut menjadi populer di internet:
"Sungguh menakutkan bahwa industri animasi merugi meskipun menghasilkan animasi dengan gambar dan gerakan yang begitu bagus."
"Aku penasaran berapa banyak uang yang akan didapatkan Ufotable dari ini. Kuharap mereka dibayar dengan baik dan melakukan banyak hal baik agar para animator juga menjadi kaya."
"Demon Slayer memiliki animasi yang spektakuler. Namun sangat menyedihkan mengetahui bahwa bahkan Ufotable, yang menghasilkan karya sebagus itu, tidak dapat menghasilkan uang hanya dengan memproduksi anime."
"Jangan membuatku sedih karena Ufotable menyediakan anime-anime yang luar biasa untuk kita. Aku ingin industri anime membayar dengan baik, itulah mengapa aku membeli paket fisiknya."
Jadi, teman-teman, apa pendapat kalian tentang semua ini? Jujur saja, saya merasa sedih dengan semua kekacauan ini. Namun, memang benar bahwa bidang ini di Jepang tidak terlalu bergaji tinggi. Selain itu, perlu disebutkan juga beban kerja yang berlebihan yang harus mereka tanggung hanya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.
Ngomong-ngomong, Anda bisa membaca artikel lengkapnya di tautan di bawah ini. Ikuti kami untuk berita lainnya dan semoga minggu Anda menyenangkan!
Sumber: Myjitsu

