Menurut sebuah artikel di Anime Corner, platform streaming Crunchyroll akan mengalami perubahan signifikan dalam operasinya di Inggris Raya. Pemerintah Inggris telah mengklasifikasikan layanan tersebut sebagai "Tier 1," yang mengharuskan kepatuhan terhadap standar perlindungan pemirsa yang ketat.
- Devil May Cry 2 | Netflix merilis trailer baru
- MAPPA mengumumkan penggabungan dan mengakuisisi studio Contrail
Untuk lebih memahami kebijakan tersebut, layanan streaming harus menghapus materi yang dianggap berbahaya atau menyinggung untuk memastikan keselamatan penonton muda di negara tersebut.
Aturan dan pedoman baru untuk Crunchyroll di Inggris

Selain moderasi konten yang direncanakan, peraturan baru ini memberlakukan tujuan aksesibilitas yang ketat. Platform streaming tersebut harus menawarkan subtitle di 80% katalognya, serta deskripsi audio dan bahasa isyarat. Sementara itu, badan pengatur OFCOM akan memantau keberadaan konten yang dapat membahayakan perkembangan moral anak di bawah usia 18 tahun. Oleh karena itu, karya-karya yang menampilkan kekerasan ekstrem atau tema dewasa akan menghadapi pembatasan akses yang ketat.
Dampak pada streaming anime
Crunchyroll melampaui 130 juta pengguna global pada tahun 2024, memperkuat posisinya di pasar. Namun, regulasi baru ini mungkin akan memaksa penerapan sistem verifikasi usia yang lebih ketat. Dengan demikian, Inggris Raya menjadi laboratorium untuk kebijakan streaming digital di masa mendatang.
Ikuti terus berita terbaru lainnya dari dunia anime online dan rilis musiman di anime atau manga.
Bagaimana pendapat Anda tentang peraturan baru Crunchyroll di Inggris ini?
Sumber: Anime Corner
