
Episode 3 dari The Beginning After the End , yang dirilis pada 16 April, menunjukkan bahwa, terlepas dari animasinya, anime ini masih memiliki banyak hal untuk diceritakan tentang Arthur dan Raja seperti apa dia di kehidupan masa lalunya.
- Kunci Biru: Bab 299 mengungkap alasan kejatuhan Nagi
- Akira Live-Action: Film garapan sutradara Thor ini mendapat kabar terbaru
Di episode sebelumnya, selama pertempuran melawan para bandit, Arthur jatuh dari tebing. Di episode ini, ia terbangun di sebuah gua dan bertemu Sylvia, makhluk misterius yang mengenakan baju zirah. Bocah itu menghabiskan beberapa hari bersama makhluk tersebut dan mulai menyukainya.
Meskipun awalnya menimbulkan rasa takut, Sylvia segera terbukti baik dan lembut. Lebih jauh lagi, dia adalah makhluk yang kuat, mampu menggunakan sihir dan mengumpulkan mana secara bersamaan, menjadikannya makhluk dengan sumber kekuatan yang tak habis-habisnya, karena, menurut Arthur, tindakan seperti itu "seperti mengisi bahan bakar pesawat di tengah penerbangan sambil mengemudikannya.".

Selain sihir, Sylvia juga ingin menunjukkan kepada bocah itu bahwa balas dendam dan kebencian tidak seharusnya tetap berada di hatinya. Oleh karena itu, makhluk itu mengatakan bahwa dia hanya akan mengajarkan lebih banyak tentang kekuatannya ketika Arthur memahami bahwa dia harus menggunakannya untuk melindungi orang-orang yang dicintainya.
The Beginning After The End mengungkap kontras antara kehidupan masa lalu Grey dan sosok Arthur yang sekarang
Buku tersebut telah menjelaskan bahwa di kehidupan masa lalu Arthur, ketika ia menjadi Raja Abu-abu, ia memiliki kepribadian yang dingin dan bahkan kejam. Namun, sesuatu berubah dalam diri bocah itu, dan Sylvia, meskipun bukan bagian dari keluarga Leywin, memainkan peran mendasar dalam membentuk Arthur yang baru.

Akhirnya, setelah konfrontasi dengan sosok lain yang mirip dengannya, Sylvia mengungkapkan wujud aslinya untuk melindungi bocah itu dan menciptakan portal agar ia bisa melarikan diri. Dengan demikian, perpisahan antara keduanya menjadi adegan paling emosional dalam anime tersebut. Selain musik latar yang membangkitkan emosi, menyaksikan air mata karakter yang, bahkan sejak kecil, biasanya tidak mudah peduli, memunculkan berbagai macam perasaan.
Adegan pertarungan di The Beginning After the End kurang memuaskan, tetapi untuk plotnya, masih banyak yang bisa dieksplorasi, terutama mengenai Raja Grey. Lebih lanjut, evolusi Arthur, baik dalam sihir maupun emosi, terlihat jelas dalam narasi. Oleh karena itu, episode " Finding the King" mungkin menawarkan harapan bahwa anime ini belum sepenuhnya kehilangan arah.
Terus ikuti AnimeNews untuk berita lebih lanjut tentang The Beginning After the End dan segala hal yang berkaitan dengan dunia otaku!

