Iklan

Bloober Team mengklaim telah melewati fase "permainan buruk"

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Bloober Team, yang dikenal karena karyanya pada Silent Hill 2 dan judul-judul horor lainnya, telah mengumumkan bahwa mereka tidak lagi berniat mengulangi kesalahan masa lalu. Studio asal Polandia ini, yang menghadapi kritik atas game-game yang dirilis sebelumnya seperti The Medium , menyatakan bahwa mereka telah berhenti memproduksi "game-game buruk" dan kini fokus pada fase evolusi baru.

Dalam sebuah wawancara dengan GameSpot, sutradara Jacek Zieba dan Wojciech Piejko, yang bertanggung jawab atas Silent Hill 2 , mengomentari transformasi yang telah dialami perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. " Kami pernah membuat beberapa game berkualitas rendah sebelumnya, tetapi sekarang kami telah berevolusi ," kata Zieba, menandakan perubahan yang jelas dalam pendekatan studio terhadap proyek-proyek masa depannya.

Evolusi dan kritik diri menandai fase baru bagi Tim Bloober

Bloober Team mengakui bahwa mereka tidak selalu mencapai kualitas yang diinginkan dalam rilisan mereka. Game seperti The Medium , meskipun inovatif dalam beberapa aspek, mendapat sambutan di bawah ekspektasi. Kritik diri ini mendorong studio untuk mengadopsi sikap yang lebih ketat mengenai kualitas karya-karya mereka di masa mendatang.

Menurut Zieba, tim tersebut fokus pada "menemukan ceruk pasarnya" di dalam pasar game, memposisikan diri sebagai pengembang yang mengkhususkan diri dalam genre horor psikologis. Strategi perusahaan adalah untuk berkembang secara alami, menggunakan pelajaran yang dipetik dari proyek-proyek sebelumnya untuk menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan memikat. "Tim kami menyukai horor. Tidak mudah untuk mengubah genre, dan kami tidak ingin melakukannya," tambah Piejko.

Dengan janji untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu, Bloober Team sedang mempersiapkan perilisan Cronos: The New Dawn , yang digambarkan sebagai perpaduan antara fiksi ilmiah dan horor. Studio ini tampaknya telah menemukan identitasnya dalam genre tersebut, dan para sutradara mengklaim mereka siap untuk memperkuat evolusinya.

“Kami siap meninggalkan proyek-proyek yang kurang sukses dan fokus pada judul-judul yang benar-benar meningkatkan pengalaman pemain ,” pungkas Zieba.

Remake Silent Hill 2: titik balik

Remake Silent Hill 2 menandai titik balik dalam perjalanan Bloober Team, memperkuat posisinya di pasar game horor. Lebih jauh lagi, sambutan positif dari kritikus dan penggemar memperkuat kepercayaan pada potensi studio tersebut. Di sisi lain, game ini juga menjadi tonggak sejarah dalam mengadaptasi karya klasik untuk generasi baru, menggabungkan teknik canggih dan narasi yang mendalam. Dalam hal ini, kerja teliti Bloober Team dalam hal detail dan atmosfer diakui secara luas, menunjukkan dedikasi mereka untuk menghormati esensi dari karya aslinya.

Dengan demikian, kesuksesan remake tersebut memperbarui kepercayaan diri tim dan meningkatkan ambisi mereka untuk mempertahankan standar tinggi ini dalam proyek-proyek mendatang. Kini, judul baru studio tersebut, Cronos: The New Dawn , yang dijadwalkan rilis pada tahun 2025, mengikuti alur cerita horor psikologis yang sama, menjanjikan plot yang kompleks dan menarik. Lebih jauh lagi, dimasukkannya elemen-elemen seperti perjalanan waktu dapat semakin meningkatkan ekspektasi penonton.