Iklan

Columbina: Pertanda Fatui ketiga di Genshin Impact

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Dengan penampilannya yang bak malaikat dan sikapnya yang tenang, Columbina telah menarik perhatian komunitas Genshin Impact sejak muncul dalam teaser "Chapter Teyvat: Distractions of a Winter Night." Sebagai yang ketiga dalam hierarki Fatui Harbingers, karakter ini akan menjadi tokoh sentral dalam arc yang sangat dinantikan di wilayah Nod-Krai yang dingin.

Saat bangsa-bangsa Teyvat bersiap untuk babak selanjutnya, misteri seputar Dewi Bulan semakin bertambah. Penampilannya yang tenang menyembunyikan pengaruh yang mengerikan. Ia tidak hanya dipuja oleh para pengikut fanatik, tetapi juga berada di pusat konflik internal dalam organisasi Fatui itu sendiri. Desas-desus tentang asal-usulnya, perannya dalam misi-misi mendatang, dan bahkan kemungkinan hubungannya dengan bos-bos sebelumnya dalam game ini memicu spekulasi yang intens.

Columbine Genshin Impact game
Foto: Milik HoYoverse

Siapakah Columbina dan mengapa posisinya di antara kaum Fatui menakutkan bahkan orang-orang yang paling berkuasa?

Columbina menempati posisi ketiga di antara Sebelas Pembawa Malapetaka, berada di atas nama-nama terkenal seperti Tartaglia (Childe) dan Arlecchino. Sikapnya yang lembut dan suaranya yang tenang tidak menyembunyikan fakta bahwa dia menanamkan rasa takut dan memiliki kekuatan yang sangat besar.

Persepsi ini tidak hanya berasal dari narasi. Karakter seperti Tartaglia dan Sang Pengembara telah menunjukkan kekhawatiran ketika menyebut namanya. Sang Pengembara sendiri (sebelumnya Scaramouche), yang dikenal karena kesombongannya, mengungkapkan kekhawatiran tentang sifat asli Sang Pembawa Malapetaka. Ini menunjukkan bahwa, bahkan tanpa menunjukkan kemampuan bertarungnya, Columbine mendapatkan rasa hormat hanya berdasarkan reputasinya.

Estetika surgawi Columbina dan simbolisme di balik desainnya

Penampilannya langsung menarik perhatian. Columbina mengenakan gaun putih panjang dengan detail biru tua, memiliki perhiasan berbentuk bulan sabit di dadanya, dan mengenakan kerudung berbentuk X yang menutupi matanya yang selalu tertutup. Renda serupa melilit kakinya, sementara sayap berbentuk bulu dan struktur melingkar di bawah tumitnya melengkapi keseluruhan penampilan, mengingatkan pada sosok malaikat.

Selain itu, kehadirannya dalam teaser resmi untuk arc Snezhnaya ditandai dengan melodi misterius. Nyanyian yang ia pancarkan merupakan versi halus dari tema yang digunakan dalam pertarungan melawan La Signora, Harbinger lain yang sebelumnya telah dieliminasi. Referensi musik ini menunjukkan hubungan langsung antara keduanya, mengindikasikan bahwa mereka memiliki sejarah bersama, mempertahankan ikatan hierarki, atau memiliki asal usul yang sama.

Columbina Genshin Impact
Foto: Milik HoYoverse

Hubungan antara Columbina dan wilayah Nod-Krai

Menjelang perilisan Nod-Krai, beberapa elemen permainan menunjukkan peran sentral Columbina di wilayah tersebut. Area utara yang beku dan terisolasi adalah rumah bagi apa yang disebut "Keturunan Bulan Es," para pengikut fanatik yang menyembah Sang Pembawa Malapetaka sebagai dewa. Di Pulau Hiisi, beberapa patung yang diberi nama "Berhala Bulan Baru" menggambarkan citranya, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk karakter non-dewa.

Berbeda dengan wilayah lain di Teyvat, di mana para Archon memiliki patung untuk menghormati mereka, Nod-Krai mematahkan pola ini dengan mendirikan monumen suci untuk seorang Pembawa Malapetaka. Pilihan untuk menghormatinya dengan cara ini memperkuat gagasan bahwa Columbina lebih dari sekadar antagonis: dia mungkin terkait dengan asal usul wilayah itu sendiri, mungkin bahkan sebagai mantan Archon yang jatuh atau sosok leluhur yang ditemukan kembali.

Ancaman Dekrit Palestar dan potensi bentrokan antara kaum Fatui sendiri

Ketegangan meningkat dengan munculnya apa yang disebut Dekrit Palestar, perintah internal tertinggi dari Fatui. Seruan ini menuntut agar semua agen organisasi menemukan dan membawa Columbina kembali ke Snezhnaya. Tindakan ekstrem ini menunjukkan bahwa ketidakhadirannya mengkhawatirkan bahkan para pemimpin tertinggi Fatui, atau bahwa dia merupakan ancaman yang tak terkendali bahkan bagi para Pembawa Malapetaka itu sendiri.

Kekacauan internal ini mengungkap konflik langsung di dalam organisasi dan menempatkan Columbina di pusat ketegangan: sementara beberapa Fatui memujanya sebagai dewi, yang lain memburunya sebagai pengkhianat. Entah dia bersembunyi atau merencanakan sesuatu, dampaknya dapat sepenuhnya mengubah jalannya alur cerita utama Genshin Impact.

Apa yang bisa diharapkan dari Columbine di masa depan Genshin Impact?

Semua indikasi mengarah pada Columbina sebagai katalis utama plot di Nod-Krai. Popularitasnya di kalangan penduduk wilayah tersebut, simbolisme di balik desainnya, dan rasa takut yang ditimbulkannya pada kaum Fatui sendiri menunjukkan bahwa perannya melampaui peran konvensional.

Dengan demikian, para pemain dapat mengharapkan bentrokan epik, pengungkapan mendalam tentang Para Pembawa Malapetaka, dan bahkan kemungkinan kejutan mengenai asal usul bangsa-bangsa Teyvat. Columbina bukan hanya bidak di papan catur Fatui. Dia mungkin kunci untuk membuka rahasia tertua dari alam semesta Genshin Impact.

Ikuti terus berita terbaru di WhatsApp dan ikuti AnimeNew di Instagram.