Penantian para penggemar Death Stranding telah berakhir. Kojima Productions telah mengkonfirmasi bahwa Death Stranding 2: On The Beach akan dirilis pada 26 Juni 2025, eksklusif untuk PlayStation 5. Selain itu, trailer yang lebih panjang telah dirilis, menampilkan detail gameplay, latar, dan karakter.
Grafisnya, yang diambil langsung dari PS5 standar, menarik perhatian karena kualitas visual dan elemen sinematik yang menjadi ciri khas karya Hideo Kojima. Pemesanan awal untuk game ini dimulai pada 17 Maret; namun, mereka yang membeli Edisi Digital Deluxe atau Edisi Kolektor akan mendapatkan akses awal selama 48 jam sebelum rilis resmi.

Alur cerita yang diperluas dan tantangan baru di dunia yang hancur
Alur cerita Death Stranding 2 melanjutkan peristiwa dari game pertama, tetapi dengan pendekatan yang lebih kompleks. Sam Bridges, yang kembali diperankan oleh Norman Reedus, memulai perjalanan berbahaya melalui dunia terpencil yang penuh misteri. Tujuannya melampaui sekadar mengantarkan perbekalan: sekarang, ia harus menghadapi konsekuensi dari koneksi yang telah ia buat dan menghadapi ancaman yang lebih besar.
Selama presentasi game di SXSW, Hideo Kojima menyoroti perbedaan pendekatan antara kedua judul tersebut. Menurutnya, sementara Death Stranding pertama mengeksplorasi isolasi dan kebutuhan akan koneksi, sekuelnya merupakan refleksi tentang masa depan umat manusia setelah pandemi Covid-19. Ide sentral dari game ini adalah mempertanyakan apa yang terjadi setelah koneksi dibangun kembali, mengangkat dilema filosofis dan eksistensial yang khas dari karya-karya Kojima.
Para pemeran Death Stranding 2: On The Beach meliputi Léa Seydoux (Fragile), Troy Baker (Higgs), Elle Fanning (Tomorrow), Shioli Kutsuna (Rainy), dan George Miller (Tarman). Mereka semua memainkan peran penting dalam alur cerita, memperdalam hubungan antar karakter dan dampak pilihan mereka terhadap dunia pasca-apokaliptik.
Visual yang disempurnakan dengan Decima Engine dan lingkungan yang imersif
Gim ini dikembangkan menggunakan Decima Engine, mesin grafis yang sama yang digunakan dalam Horizon Zero Dawn, Horizon Forbidden West, dan Death Stranding pertama. Mesin grafis ini, yang dibuat oleh Guerrilla Games, bertanggung jawab atas tingkat detail yang mengesankan pada lingkungan, pemodelan karakter, dan pencahayaan yang realistis.
Gambar-gambar yang dirilis menunjukkan dunia yang luas, penuh dengan lanskap sinematik, dengan efek cuaca dinamis dan atmosfer yang memperkuat perasaan terisolasi dan tantangan. Menurut Kojima, fisika dan interaksi dengan lingkungan telah ditingkatkan, memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi para pemain.

Dalam trailer, Sam terlihat menjelajahi berbagai medan, menghadapi badai, dan berurusan dengan makhluk-makhluk ganas. Gim ini menjanjikan untuk mempertahankan mekanisme pergerakan strategis dari judul pertama, tetapi dengan alat dan kendaraan baru untuk mempermudah perjalanan jarak jauh.
Edisi khusus dan pemesanan awal untuk Death Stranding 2: On The Beach dimulai pada bulan Maret
Pemain dapat memilih di antara berbagai edisi gim, termasuk Edisi Kolektor, yang mencakup item eksklusif. Selain salinan digital Death Stranding 2: On The Beach, edisi spesial ini akan mencakup:
- Patung Manusia Magellan
- Set kartu seni
- Tujuh item eksklusif dalam game
- Pesan khusus dari Hideo Kojima
Edisi Digital Deluxe akan menawarkan bonus eksklusif untuk pemain, termasuk kostum khusus, skin kendaraan, dan item dalam game lainnya. Kedua edisi menjamin akses awal selama 48 jam, memungkinkan pemain untuk menjelajahi game sebelum rilis resminya.
Musik akan menjadi elemen kunci dalam pengalaman bermain game
Sama seperti di Death Stranding pertama, musik latar akan memainkan peran fundamental dalam membangun atmosfer permainan. Kojima mengundang Woodkid, seorang musisi dan direktur seni ternama, untuk menggubah salah satu lagu utama dalam game ini, yang berjudul "To the Wilder.".
Woodkid mengungkapkan bahwa ia menghabiskan waktu mendalami dunia Death Stranding 2 sebelum menciptakan musiknya, mencari inspirasi dari narasi dan estetika game tersebut. Kolaborasi ini memperkuat nuansa sinematik dari franchise tersebut dan pentingnya soundtrack dalam pengalaman pemain.
Selain itu, Kojima Productions mengumumkan tur konser global “The Strands of Harmony World Tour,” yang akan membawakan soundtrack Death Stranding ke panggung-panggung di seluruh dunia. Tur ini akan mengunjungi 19 kota, dengan pertunjukan pertama dijadwalkan pada 8 November 2025, di Sydney Opera House.
Ekspektasi tinggi untuk salah satu rilisan terbesar tahun 2025
Dengan alur cerita yang lebih mendalam, grafis yang lebih baik, dan pendekatan filosofis yang menggugah pikiran, Death Stranding 2: On The Beach memposisikan dirinya sebagai salah satu game yang paling dinantikan tahun ini. Lebih jauh lagi, kombinasi visi unik Hideo Kojima dengan jajaran pemain berbakat dan soundtrack yang imersif menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pemain.
Pemesanan awal dimulai pada tanggal 17 Maret, dan gim ini akan dirilis secara resmi pada tanggal 26 Juni 2025. Masih harus dilihat apakah sekuel ini akan melampaui dampak dari judul pertama, yang telah memikat jutaan penggemar di seluruh dunia sejak dirilis pada tahun 2019.

