Antara tanggal 3 dan 6 Juli, Anime Friends 2025 menyatukan lebih dari 150.000 orang di Distrik Anhembi di São Paulo. AnimeNew hadir di acara tersebut, mengikuti perkembangan berita dengan saksama. Di antaranya adalah panel khusus yang dipromosikan oleh Disney+, yang memperkuat komitmen platform tersebut yang semakin meningkat terhadap anime dan produksi orisinal Asia.
Dibawakan oleh Chibi Martins di Ultra Stage, panel tersebut menawarkan pratinjau, cuplikan di balik layar, dan penampilan khusus, memposisikan Disney+ sebagai salah satu sorotan utama acara tersebut.

Bleach Thousand-Year Blood War mendapat penghormatan di atas panggung
Sesi panel dimulai dengan perayaan warisan Bleach: Thousand-Year Blood War, salah satu judul paling populer dalam katalog. Aktris pengisi suara Luiza Porto dan sutradara dubbing Thiago Keplmair berbagi dengan penonton tentang tantangan dan aspek di balik layar pengisi suara di Brasil. Mereka menekankan pentingnya adaptasi nasional untuk kesuksesan karya tersebut.
Sambutan hangat dari para penonton menunjukkan bahwa anime tersebut tetap populer bahkan setelah lebih dari dua tahun sejak dirilis.
Twisted Wonderland: Para penjahat Disney mendapatkan kehidupan baru di alam semesta magis
Selanjutnya adalah anime Twisted Wonderland, yang diadaptasi dari game mobile Jepang yang terkenal. Alur ceritanya berkisar pada seorang pemuda yang, setelah melewati cermin ajaib, dipindahkan ke dunia Twisted Wonderland dan terdaftar di Sekolah Tinggi Sihir Night Raven. Setiap asrama di sekolah tersebut terinspirasi oleh penjahat klasik Disney, memberikan produksi ini estetika yang gelap dan memikat.
Bia Menezes, pengisi suara asal Brasil untuk anime tersebut, berbicara tentang proses sulih suara dan antisipasi seputar penayangan perdana nasional, yang dijadwalkan pada paruh kedua tahun 2025. Penonton bereaksi dengan antusias, terutama para penggemar yang telah mengikuti permainan dan menunggu animasi ini selama bertahun-tahun.

Cat's Eye kembali dengan anime baru tentang aksi, spionase, dan persaudaraan
Di akhir sesi diskusi, Disney+ mengungkapkan kabar tentang pembuatan ulang film Cat's Eye, sebuah film klasik dari tahun 80-an. Alur ceritanya mengikuti tiga saudara perempuan yang menjalani kehidupan ganda: di siang hari, mereka menjalankan sebuah kafe; di malam hari, mereka adalah pencuri yang mencuri karya seni milik ayah mereka yang hilang.
Alur cerita semakin menegangkan dengan keterlibatan Hitomi, salah satu saudari, dengan Toshio Utsumi, detektif yang menyelidiki perampokan tersebut, tanpa sepengetahuan Hitomi bahwa Toshio berpacaran dengan salah satu pelaku kejahatan. Penayangan perdananya juga dijadwalkan pada paruh kedua tahun 2025.
Kehadiran mereka di acara tersebut menunjukkan kekuatan Disney+ di pasar anime
Partisipasi dalam Anime Friends 2025 menunjukkan bahwa Disney+ bersedia bersaing di pasar Asia dengan platform yang sudah mapan di ceruk pasar ini. Bersama dengan judul-judul seperti Tokyo Revengers, Tengoku-Daimakyo, Undead Unluck, dan Sand Land: The Series, pengumuman ini memperkuat strategi perusahaan untuk memperluas katalog konten bertema budaya pop dengan produksi yang ditujukan untuk penonton muda dan dewasa.
Panel di Anime Friends 2025 menyatukan penggemar dari berbagai kelompok usia dan menciptakan koneksi langsung dengan mereka yang mengonsumsi anime di Brasil, salah satu pasar terpenting bagi industri streaming global.
Dengan penayangan perdana yang dijadwalkan untuk beberapa bulan mendatang, tahun 2025 menjanjikan ekspansi dan eksperimen bagi Disney+ di Jepang, Korea, dan Brasil, terutama di kalangan penggemar anime, fantasi, dan cerita dengan identitas visual yang khas.

