Iklan

Evangelion: AI membayangkan Asuka dan Rei sebagai dua gadis sungguhan

Rafael Shinzo
Shinzo
Nama saya Rafael Alves, dikenal sebagai Shinzo. Saya membuat situs web AnimeNew pada tahun 2009 untuk menawarkan berita tentang anime, manga, dan game langsung dari Jepang.

Antara imajinasi anime dan dunia nyata, muncul beberapa ilustrasi tokoh utama "Neon Genesis Evangelion," Asuka Langley dan Rei Ayanami . Gambar-gambar ini dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kemajuan kreatif ini membuat para penggemar takjub, karena berhasil menangkap keaslian manusia nyata.

Lihat Asuka dan Rei Ayanami:

AI tersebut membayangkan Asuka dan Rei sebagai dua gadis sungguhan

AI membayangkan Asuka sebagai seorang gadis sungguhan

Dengan demikian, gambar-gambar di atas, yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan, memberikan Asuka dan Rei bentuk yang sangat realistis dan meyakinkan. Algoritma kecerdasan buatan canggih yang mendukung ilustrasi Asuka dan Rei adalah dasar teknologi di balik kreasi yang mengesankan ini, serta kemampuannya untuk secara akurat menganalisis dan mereplikasi pola ekspresi wajah, gerak tubuh, dan karakteristik fisik yang kompleks.

Sumber yang sama menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk menciptakan Misato Katsuragi, yang berfungsi sebagai gambar bonus.

Ringkasan:

Kisah ini berlatar tahun 2015, di dunia yang baru saja dibangun kembali setelah separuh umat manusia musnah dalam bencana yang dikenal sebagai "Dampak Kedua." Dengan demikian, pembangunan metropolis baru hanyalah kedok untuk mendirikan kota benteng dengan teknologi yang sangat canggih. Struktur ini disiapkan untuk menahan serangan para Malaikat, makhluk mengerikan yang serangannya telah diramalkan oleh umat manusia.

Akhirnya, Asuka Langley dan Rei Ayanami, tokoh sentral dalam alur cerita "Neon Genesis Evangelion," melampaui batas-batas anime untuk menjadi ikon budaya.

Selain itu, apa pendapat Anda tentang gambar Asuka dan Rei Ayanami?

Sumber: KudaSai