Diskusi seputar Bocchi the Rock! semakin memanas dalam beberapa hari terakhir menyusul pernyataan dari penulis skenario Erika Yoshida , yang menggambarkan beberapa adegan fanservice sebagai "gangguan" dalam anime . Pernyataannya dengan cepat memicu perdebatan sengit di media sosial, menimbulkan pertanyaan sejauh mana elemen ini sebenarnya berkontribusi pada narasi.
- Rumor mengindikasikan kembalinya anime Majo no Tabitabi
- Dandadan dipastikan akan memiliki musim ke-3
Mitsuo Fukuda, dari Gundam SEED, mengatakan hal berikut:

Sutradara Mitsuo Fukuda (Gundam SEED) menekankan bahwa ia tidak menyukai istilah "kebisingan." Baginya, setiap adegan itu penting.
"Ketika saya membuat potongan atau ringkasan, itu selalu dengan berat hati, karena saya merasa bahwa semuanya perlu dan saya ingin semua bagiannya terlihat."
Rifujin na Magonote mengkritik penggunaan istilah tersebut

Penulis Mushoku Tensei , Rifujin na Magonote , juga angkat bicara. Menurutnya, kata-kata seperti "kebisingan" atau "eksploitasi" akhirnya digunakan di media sosial untuk menyerang karya, bahkan tanpa konotasi negatif aslinya. Namun, ketika seseorang yang secara resmi terkait dengan produksi menggunakan istilah-istilah ini, kontroversi pasti akan membesar.
Amano Sakuya mengenang pengalamannya di Konohana Kitan

Amano Sakuya , pencipta Konohana Kitan , berbagi kenangan di balik layar. Ia mempertanyakan apakah mereka akan menerapkan "sinar sensor" klasik pada adegan pemandian air panas. Produser menjawab bahwa fokusnya harus pada cerita, dan memasukkan fanservice erotis hanya akan menjadi gangguan yang akan merusak anime. Penulis menyatakan bahwa keputusan itu benar, bahkan bercanda bahwa ia memiliki "motif yang tidak murni" untuk bertanya.
Sementara sebagian orang menganalisis topik ini secara kritis, sebagian lainnya menggunakan humor. Faktanya, Erika Yoshida telah menghidupkan kembali diskusi lama: fanservice memperkaya pengalaman atau justru menjadi penghalang bagi alur cerita?
Menariknya, para penggemar menemukan tangkapan layar dari tahun 2021 yang menunjukkan Yoshida sedang minum di samping Super Sonico , sebuah detail yang justru memperparah kontroversi.
Jadi, menurutmu apakah fanservice merupakan sumber daya yang valid atau hanya "gangguan" dalam cerita?
Ikuti AnimeNew di WhatsApp dan pantau terus pembaruan kami di Google News .
Sumber: Niche
