Iklan

FBI menutup situs web yang bertanggung jawab atas pembajakan Nintendo Switch

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

FBI secara resmi telah menutup situs web Nsw2u, salah satu platform terbesar untuk distribusi ilegal game . FBI mengoordinasikan operasi internasional bekerja sama dengan FIOD, sebuah lembaga Belanda yang khusus menangani kejahatan keuangan.

Otoritas AS menyita domain tersebut, yang sekarang menampilkan pemberitahuan resmi, setelah mengidentifikasi situs tersebut sebagai salah satu titik akses utama untuk unduhan Switch ilegal. Inisiatif ini merupakan langkah lain dari Nintendo untuk mengekang pembajakan pada sistemnya, terutama Switch, yang telah menghadapi kerentanan keamanan sejak peluncurannya.

Nintendo mengumumkan penghentian penggunaan Kupon di Switch
Foto: Siaran pers/Nintendo

Para pengguna konsol yang telah diretas telah menjadikan situs ini sebagai referensi utama mereka

Selama bertahun-tahun, Nsw2u berfungsi sebagai salah satu repositori ROM utama untuk Nintendo Switch, menyediakan game lengkap bagi pengguna dengan konsol yang telah di-jailbreak atau mereka yang mengandalkan emulator. Platform ini memungkinkan akses gratis ke judul-judul yang baru dirilis, yang membuatnya sangat populer di kalangan pemain yang menghindari pembelian game secara legal.

Menurut laporan dari pengguna di subreddit Switch Piracy, situs tersebut tetap aktif hingga beberapa jam sebelum diblokir. Hal ini menunjukkan bahwa tindakan FBI cepat dan strategis, bahkan mengejutkan pengunjung situs yang paling sering sekalipun.

Selain itu, Uni Eropa baru-baru ini memasukkan Nsw2u ke dalam daftar domain yang melanggar hak cipta, yang kemungkinan mempercepat proses investigasi dan penyitaan.

Nintendo dan FBI meningkatkan penindakan terhadap emulator dan modifikasi

Tindakan terhadap Nsw2u memperkuat sikap agresif Nintendo terhadap pembajakan. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan Jepang ini telah mengajukan serangkaian tuntutan hukum terhadap pengembang emulator dan distributor perangkat keras yang bertujuan untuk membuka kunci konsol.

Sebagai contoh, pada tahun 2024, perusahaan tersebut memenangkan gugatan terhadap pencipta emulator Yuzu. Emulator tersebut digunakan untuk menjalankan game Switch di PC dan perangkat tidak berlisensi lainnya. Selain itu, target terbaru lainnya adalah Modded Hardware, yang dituduh menjual chip modifikasi dan perangkat MIG yang mempermudah instalasi ROM.