Proyek independen Living in a World Without Magic (Mahoseka), yang dibuat oleh ilustrator Akiwashi bekerja sama dengan Euluca Lab., akan diadaptasi menjadi film animasi. Pengumuman ini datang setelah video musik aslinya melampaui 6,39 juta penayangan di YouTube sejak penayangan perdananya pada Juli 2022.
- Anime I’m Dating a Dark Summoner! Tayang Perdana pada Oktober
- Kagurabachi Ungkap Visual Karakter dan Video Baru Chihiro
Dari animasi independen hingga bioskop
Akiwashi bertanggung jawab atas hampir seluruh produksi video musik aslinya, bertindak sebagai sutradara, penulis skenario, perancang karakter, animator, seniman latar belakang, perancang CGI, dan komposer akhir. Proyek ini juga menampilkan suara Natsuki Hanae dan philo. Kemudian, cerita tersebut diadaptasi menjadi novel oleh Mamoru Iwasa dan diterbitkan oleh Kadokawa.
Kisah ini mengikuti Haru, seorang anak laki-laki yang tersesat dan diasuh oleh Sara, seorang penyihir bermata satu misterius yang tinggal di sebuah pulau terapung di atas kota Urgalz. Seiring hubungan mereka semakin dalam, sebuah rahasia yang terkait dengan masa lalu para penyihir mulai terungkap.
Proyek ini sudah menargetkan audiens internasional
Film ini sudah memiliki strategi yang ditujukan untuk pasar global. Platform AnimeOshi telah meluncurkan kampanye “Mahoseka Film Club”, yang memungkinkan penggemar untuk mendukung produksi mendatang hingga 8 Juli. Selain itu, studio Singapura Kasagi Labo akan mempresentasikan detail proyek tersebut selama Festival Film Animasi Internasional Annecy, dalam sebuah panel bersama Masao Maruyama dan Tony S. Izumi.
Kehadiran internasional juga akan berlanjut di Anime Expo 2026, di mana studio tersebut akan memiliki stan yang didedikasikan untuk proyek ini. Dengan ini, Mahoseka mengambil langkah penting untuk mengubah produksi independen yang viral menjadi animasi yang menarik secara global.
Untuk terus mengikuti berita terbaru seputar anime, manga, dan film animasi, pantau terus pembaruan dari AnimeNew.
