Tokoh klasik Indiana Jones kembali ke dunia video game dalam "Indiana Jones and the Great Circle," sebuah game yang menjanjikan untuk menghidupkan kembali semangat petualangan dengan pendekatan yang lebih ringan dan lebih hati-hati. Dikembangkan oleh MachineGames, yang dikenal dengan judul-judul intens seperti Wolfenstein, game baru ini mengejutkan dengan pilihan nada yang lebih ramah keluarga dan kurang kekerasan. Keputusan ini bertujuan untuk membuat game ini dapat diakses oleh berbagai kalangan, menghormati sejarah Indy dan melestarikan hubungan karakter tersebut dengan hewan.
- One Piece 1131: Bocoran dan tanggal rilis
- Xenoblade X akan hadir di Switch dengan tanggal rilis yang ditetapkan pada tahun 2025
Dengan tanggal rilis yang direncanakan pada 6 Desember untuk Xbox Series X/S dan PC, serta versi PS5 pada tahun 2025, gim ini menghadirkan inovasi yang telah memicu rasa penasaran para penggemar. Perubahan nuansa ini, yang selaras dengan kekayaan intelektual (IP) Indiana Jones di bawah manajemen Disney, mengecualikan kekerasan eksplisit dengan musuh hewan, sebuah keputusan yang menyoroti kepedulian terhadap audiens muda dan keluarga dari waralaba ini.
Indiana Jones kembali dengan fokus pada aksi menyelinap
“Indiana Jones and the Great Circle” menawarkan pengalaman bermain yang berbeda, berpusat pada stealth dan eksplorasi, menempatkan pertempuran langsung di latar belakang. Menurut Jens Andersson, direktur kreatif proyek ini, pendekatan ini mencerminkan profil protagonis: seorang arkeolog dan profesor yang tahu bagaimana membela diri bila perlu. Pemain perlu menggunakan taktik spionase dan keterampilan kamuflase, menekankan pengalaman yang lebih mendalam yang berfokus pada kecerdasan dan kehati-hatian—elemen yang kurang umum dalam game aksi.
Pilihan pendekatan stealth juga dapat dilihat sebagai upaya untuk membedakan game ini dari judul-judul MachineGames lainnya, yang cenderung mengarah ke konfrontasi yang intens. Namun, kini Indiana Jones akan menjalani perjalanan yang lebih menghargai eksplorasi dan mengurangi kekerasan, menciptakan pengalaman yang sesuai dengan karakternya.

Dilarang melakukan kekerasan terhadap anjing
Salah satu aspek yang menarik dan banyak dibicarakan adalah kehadiran anjing sebagai musuh, tetapi tanpa kekerasan sama sekali. Jens Andersson menjelaskan bahwa permainan ini menghindari adegan eksplisit dan mencari solusi non-kekerasan untuk menghadapi anjing-anjing tersebut, yang dapat "ditakuti" tanpa melukai mereka. Pilihan ini menarik bagi para penggemar dan mencerminkan kecintaan Indiana Jones pada hewan. Seperti yang diingat Andersson, karakter tersebut mendapat julukan "Indiana" sebagai penghormatan kepada anjing peliharaannya semasa kecil. Fakta ini terungkap dalam film Indiana Jones and the Last Crusade.
Pendekatan yang lebih hati-hati dan penuh hormat terhadap hewan ini terintegrasi dengan nuansa ramah keluarga yang dipromosikan oleh Disney. "Indiana Jones and the Big Circle" menghindari kekerasan yang tidak perlu, memperkuat citra ramah dari karakter tersebut.
Pengalaman otentik: alur cerita dan gameplay baru
Dengan perubahan gaya ini, gim ini berupaya menciptakan cerita unik yang tetap menangkap esensi Indiana Jones. Andersson dan Craig Derrick, dari Lucasfilm Games, menekankan bahwa tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman independen, tanpa harus mengikuti alur cerita kanonik film-film tersebut. Proyek ini berfokus pada narasi mandiri, dengan gaya film, menawarkan perjalanan yang dapat dinikmati baik oleh penggemar lama maupun pemain baru, meskipun detail plotnya tetap dirahasiakan.
Gim ini akan tersedia di berbagai platform, awalnya diluncurkan di Xbox Series dan PC. Untuk pemain PlayStation 5, rilisnya hanya akan terjadi antara Maret dan Juni 2025, yang membuat harapan tinggi untuk tahun berikutnya.

