Guerrilla Games, pengembang Killzone, telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk melanjutkan seri tersebut. Studio yang kini fokus pada Horizonini menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan The Washington Post, melalui direktur seninya, Roy Postma. Menurut Postma, keputusan tersebut didorong oleh kebutuhan akan arah kreatif baru yang lebih ringan dan mudah diakses, dibandingkan dengan nuansa gelap dan penuh kekerasan dari Killzone.
Sejak perilisan Horizon Zero Dawn pada tahun 2017, studio tersebut telah fokus pada pengembangan judul dan ekspansi baru untuk seri tersebut. Sebaliknya, Killzone, yang awalnya dirilis di PlayStation 2, menjadi kurang diprioritaskan. Meskipun hadir di PSP dan PS4, franchise first-person shooter ini tidak mencapai kesuksesan global yang diharapkan studio, yang berkontribusi pada pergeseran fokus tersebut.
Horizon menggantikan Killzone sebagai franchise utama Guerrilla
Transisi Guerrilla Games ke Horizon mencerminkan pilihan strategis dari pengembang. Menurut Postma, seri ini menampilkan tema yang lebih universal, menjangkau khalayak yang lebih luas dari berbagai kelompok usia. Kontras dengan Killzone, yang ditujukan untuk pemain game tembak-menembak orang pertama, sangat mencolok. "Sebagai sebuah studio, kami perlu memperbarui palet kami. Itu, atas pilihan kami sendiri, adalah kebalikan dari Killzone," jelas Postma.
Arah baru ini memungkinkan Guerrilla untuk menjelajahi dunia yang lebih dinamis, penuh dengan robot raksasa dan pemandangan yang menakjubkan, menjauh dari suasana gelap Killzone. Pengembang telah berinvestasi besar-besaran dalam pertumbuhan franchise Horizon, yang, selain memiliki sekuel, Horizon Forbidden West, telah mengumumkan spin-off bertema LEGO yang ditujukan untuk audiens yang lebih beragam.
Warisan Killzone dan masa depan Guerrilla
Meskipun Killzone telah dinyatakan berakhir , franchise ini tetap memegang tempat penting dalam sejarah video game. Diluncurkan pada tahun 2004, game ini merupakan salah satu taruhan Sony dalam genre FPS (first-person shooter), bersaing langsung dengan Halo milik Microsoft . Selama bertahun-tahun, lima judul dalam seri ini telah dirilis, yang berpuncak pada Killzone Shadow Fall , salah satu judul peluncuran PlayStation 4 pada tahun 2013.
Namun, setelah perilisan Shadow Fall, tidak banyak kabar yang terdengar tentang franchise tersebut. Menurut Postma, jeda ini bukanlah suatu kebetulan. Dengan demikian, keputusan untuk tidak melanjutkan Killzone mencerminkan keinginan studio untuk menjelajahi wilayah kreatif baru dengan Horizon. Dengan tema-tema seperti persahabatan, rasa memiliki, dan petualangan, Horizon menjauhkan diri dari plot militer dan gelap yang menjadi ciri khas Killzone.
franchise Horizon , Guerrilla Games telah memantapkan namanya di pasar sebagai salah satu studio pengembangan game terkemuka Sony. Selain Horizon Forbidden Westyang dirilis pada tahun 2022, harapan kini tertuju pada spin-off Lego Horizon Adventures.

