Haruhi Suzumiya kehilangan popularitas di kalangan anak muda di Jepang

Rafael Shinzo
Shinzo
Nama saya Rafael Alves, dikenal sebagai Shinzo. Saya membuat situs web AnimeNew pada tahun 2009 untuk menawarkan berita tentang anime, manga, dan game langsung dari Jepang.

Sebuah survei baru yang diterbitkan oleh berita Trill mengungkapkan pergeseran yang menarik dalam otaku Jepang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Freeasy, sebagian besar Generasi Z di Jepang tidak lagi mengenal franchise The Melancholy of Haruhi Suzumiya, salah satu anime di tahun 2000-an.

Di antara remaja Jepang berusia 15 hingga 19 tahun, sekitar 54% menyatakan bahwa mereka tidak mengenal serial tersebut. Lebih jauh lagi, hanya 14% yang mengatakan telah menonton anime yang diproduksi oleh Kyoto Animation pada tahun 2006. Hasil ini sangat penting mengingat dampak budaya yang dimiliki karya tersebut terhadap industri selama penayangan aslinya.

Haruhi Suzumiya
Gambar: Dibuat menggunakan Google Gemini (gambar)

Sebuah tonggak sejarah dalam era forum dan AMV

Berdasarkan novel ringan karya Nagaru Tanigawa, The Melancholy of Haruhi Suzumiya membantu mengukuhkan popularitas global Kyoto Animation. Pada saat itu, serial ini menjadi tolok ukur di kalangan penggemar anime berkat narasi non-kronologis dan humor yang berfokus pada fiksi ilmiah sekolah.

Selain itu, bagian akhir dengan lagu "Hare Hare Yukai" menjadi fenomena viral di internet. Koreografi tersebut menginspirasi video penggemar, parodi, dan pertunjukan di berbagai acara, menjadi simbol budaya otaku di tahun 2000-an.

Perubahan generasi memengaruhi karya klasik

Survei ini juga memperkuat bagaimana beberapa karya klasik dari dekade itu telah kehilangan daya tarik di kalangan penonton yang lebih muda. Dengan pertumbuhan pesat franchise dan platform streaming terbaru, banyak anime lama akhirnya menjadi jauh dari generasi penggemar baru.

Meskipun demikian, The Melancholy of Haruhi Suzumiya tetap dikenang sebagai karya penting bagi perluasan internasional anime modern dan budaya daring yang terkait dengan fandom Jepang. Sementara itu, ikuti berita anime dan budaya otaku lainnya di AnimeNews.

Sumber: Trill News

Shinzo
Mengikuti
Nama saya Rafael Alves, dikenal sebagai Shinzo. Saya membuat situs web AnimeNew pada tahun 2009 untuk menawarkan berita tentang anime, manga, dan game langsung dari Jepang.