Situs web anime dan manga populer MyAnimeList baru saja mengalami perubahan besar: distributor e-book Media Do Holdings mengumumkan pada 26 Maret bahwa mereka telah menjual 100% sahamnya kepada perusahaan Jepang Gaudiy , yang mengkhususkan diri dalam Web3 dan kecerdasan buatan (AI).
- Awal Setelah Akhir: Pembukaan resmi anime terungkap
- Penggunaan AI dalam karya seni Ghibli membuat marah sutradara One Piece
Oleh karena itu, transaksi ini seharusnya menghasilkan keuntungan luar biasa sebesar 531 juta yen (sekitar US$3,5 juta). Media Do memperkirakan pendapatan akan diperoleh pada kuartal fiskal pertama tahun 2026.

Didirikan pada tahun 2018, Gaudiy mempromosikan konsep "negara penggemar"—ruang digital untuk komunitas otaku menggunakan blockchain, NFT, dan AI generatif. Perusahaan ini telah bermitra dengan raksasa seperti Sony Music , Bandai Namco, Sanrio, Shueisha, Aniplex, dan TOHO. Kini, dengan mengakuisisi MyAnimeList, Gaudiy memperluas kehadirannya di ekosistem hiburan otaku.
MyAnimeList dibuat pada tahun 2005 dan pernah dimiliki oleh DeNA sebelum diakuisisi oleh Media Do pada tahun 2019. Sejak saat itu, platform ini telah memperluas fungsinya, meluncurkan toko manga digital bekerja sama dengan VIZ Media dan Kodansha Comics , serta mengintegrasikan streaming anime dari Crunchyroll , HIDIVE , dan layanan lainnya.
Platform ini juga telah berinvestasi dalam inisiatif baru untuk para penggemar, seperti MANGA MIRAI , layanan manga digital yang diluncurkan pada bulan Maret di AS, bekerja sama dengan NTT Docomo, Akatsuki , dan Media Do .
Terakhir, untuk berita lebih lanjut tentang anime, manga, dan dunia otaku, terus ikuti AnimeNew!
