Iklan

paiN tersingkir dari Worlds 2024 setelah kalah dari Team Liquid

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Perjalanan bersejarah paiN Gaming di Worlds 2024, kejuaraan dunia League of Legends, berakhir Senin ini (7), setelah kalah 2-0 dari Team Liquid. Pertandingan yang digelar di Riot Games Arena di Berlin ini menandai kekalahan ketiga tim Brasil tersebut di fase Swiss kompetisi. Sebelum kekalahan ini, paiN sudah kalah dari G2 Esports dan T1, yang semakin memperkuat eliminasi mereka dari turnamen.

Pada game pertama seri ini, paiN Gaming kesulitan sejak awal, terpaksa mengambil posisi bertahan. Meskipun berhasil memanfaatkan beberapa kesalahan eksekusi dari Team Liquid, dominasi strategis tim Amerika Utara itu terlihat jelas. Pemain yang menonjol dalam pertandingan ini adalah ADC Liquid, Yeon, yang menyelesaikan pertandingan dengan skor mengesankan 9/0/3, mengamankan kemenangan bagi timnya dalam pertarungan besar pertama, yang membuat tim tersebut unggul dalam seri ini.

Performa paiN Gaming di game kedua

Pada pertandingan kedua, paiN menunjukkan performa yang lebih kompetitif, berhasil menyeimbangkan permainan di beberapa menit pertama. Tim asal Brasil ini menampilkan pertarungan pertengahan permainan yang bagus, dengan kombinasi Orianna dan Nocturne yang efektif, menghasilkan kemenangan penting dalam perebutan objektif. Pada fase ini, paiN berhasil mengamankan enam kill dan bahkan memenangkan teamfight di Herald tanpa kehilangan satu pun pemain, membangkitkan kembali harapan para penggemar.

Namun, pada momen krusial, Team Liquid berhasil mengatur ulang strategi dan memanfaatkan serangan mendadak dari midlaner mereka, APA. Langkah ini menghasilkan ACE yang bersih melawan paiN, membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan tim Brasil tersebut di Worlds. Team Liquid menunjukkan kendali penuh atas peta, menggagalkan upaya paiN untuk memaksakan ritme permainan mereka dan mengakhiri seri dengan kemenangan lainnya.

Kesalahan fatal dan dominasi Team Liquid

Tersingkirnya paiN Gaming juga dapat dikaitkan dengan beberapa momen keraguan dalam pengambilan keputusan penting. Meskipun mereka memiliki momen-momen bagus, seperti mengendalikan pertarungan dan mengamankan kill, tim tersebut tidak mampu mempertahankan konsistensi yang dibutuhkan untuk membalikkan keunggulan Liquid. Dominasi taktis dan ketepatan tim Amerika Utara tersebut membuahkan hasil, memaksa paiN untuk bermain reaktif hampir sepanjang seri.

Di menit-menit terakhir game kedua, Team Liquid memperkuat keunggulan mereka dengan pertarungan menentukan pada menit ke-36, mengeliminasi empat pemain paiN dan mengamankan kemenangan 2-0 dalam seri tersebut. Dengan ini, tim Brasil tersebut secara resmi tersingkir dari Worlds 2024, sementara Team Liquid melaju di kompetisi, masih berupaya meraih tempat di babak gugur.

Masa depan paiN Gaming dan dampak dari eliminasi mereka

Dengan tersingkirnya paiN Gaming, organisasi asal Brasil ini sekarang perlu mengevaluasi performanya dan menetapkan tujuan baru untuk masa depan. Terlepas dari kekalahan tersebut, tim ini menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk bersaing di level tinggi, terutama pada saat-saat ketika mereka berhasil menyeimbangkan pertandingan melawan lawan-lawan yang kuat.

Partisipasi paiN Gaming di Worlds 2024 juga memperkuat pentingnya pengalaman internasional bagi kancah esports Brasil. Pelajaran yang didapat dari pertandingan melawan tim-tim elit, seperti G2 Esports, T1, dan Team Liquid, tentu akan berkontribusi pada pertumbuhan dan peningkatan organisasi di kejuaraan mendatang.

Sebaliknya, Team Liquid tetap berpeluang di turnamen ini, berupaya untuk mengukuhkan posisinya di antara delapan tim teratas yang akan melaju ke babak playoff. Persaingan terus berlangsung sengit, dengan ekspektasi tinggi mengelilingi tahapan selanjutnya dari Worlds 2024.