Saat banyak penggemar menunggu kabar tentang GTA 6, Rockstar Games mengejutkan semua orang pada hari Jumat (27) dengan mengumumkan kampanye diskon untuk merayakan musim liburan. Inisiatif yang berjudul “Holiday Sale” ini menawarkan diskon hingga 70%, namun hal itu tidak cukup untuk menenangkan suasana komunitas yang sedang bergejolak.
- Infinity Nikki akan mendapatkan pembaruan besar pada bulan Desember
- Simak game-game yang akan rilis pada Januari 2025
Ekspektasi seputar GTA 6 meningkat setelah rumor di forum dan media sosial menyebutkan perilisan trailer baru pada tanggal ini. Namun, unggahan Rockstar, yang berfokus sepenuhnya pada promosi, justru memicu gelombang reaksi negatif. Para penggemar mengungkapkan kekecewaan mereka, dan banyak yang menggunakan meme dan komentar ironis untuk menyuarakan kekecewaan tersebut.
Promosi Natal menarik beragam kalangan
Kampanye promosi ini, yang berlaku hingga 7 Januari, menawarkan diskon signifikan. Beberapa penawaran unggulan termasuk diskon 20% untuk Red Dead Redemption versi PC, diskon 50% untuk GTA V, dan diskon 70% untuk GTA IV. Selain itu, ada diskon 30% untuk produk berlisensi seperti kaos, topi, dan barang koleksi.
Meskipun beberapa orang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan game klasik dengan harga diskon, promosi tersebut dibayangi oleh kurangnya kabar tentang GTA 6. Waralaba ini, salah satu yang paling menguntungkan dalam sejarah game, telah diselimuti misteri sejak judul baru tersebut diumumkan. Hingga saat ini, Rockstar merahasiakan detail seperti tanggal rilis, plot, dan karakter, yang hanya memicu spekulasi.

Antisipasi yang semakin meningkat di kalangan penggemar
Sejak GTA V dirilis pada tahun 2013, para penggemar telah menunggu penerus yang akan meningkatkan standar franchise ini lebih tinggi lagi. Rumor tentang pengembangan GTA 6 telah beredar selama bertahun-tahun, dan ekspektasi mencapai puncaknya pada tahun 2023 ketika Rockstar secara resmi mengkonfirmasi bahwa game tersebut sedang dalam produksi. Namun, kurangnya pengumuman yang lebih substansial telah menimbulkan frustrasi.
Reaksi terhadap pengumuman Rockstar menunjukkan betapa besarnya minat komunitas game terhadap babak selanjutnya dari saga ini. Komentar di media sosial menyoroti perasaan bahwa promosi Natal, meskipun menarik, bukanlah pengumuman yang diharapkan para penggemar.

