Kazutaka Kodaka, pencipta Danganronpa , kembali menjadi sorotan dengan wawancara baru tentang proyek terbarunya, gim The Hundred Line: Last Defense Academy . Selama percakapan tersebut, Kodaka berbagi wawasan tentang proses kreatifnya dan mengungkapkan beberapa fakta menarik yang pasti akan menarik bagi penggemar gim dan anime.
Saat membahas penciptaan karakter yang berkesan, Kodaka menekankan bahwa ia mencari inspirasi dari karya-karya kontemporer yang saat ini ia nikmati—seperti manga Dandadan —dan bukan semata-mata dari pengaruh masa mudanya. Baginya, penting untuk terhubung dengan tren saat ini untuk menciptakan sesuatu yang relevan dan kekinian.
Detail menarik lainnya yang terungkap adalah bahwa beberapa dialog yang merendahkan diri sendiri yang diucapkan oleh karakter Shouma Ginzaki terinspirasi oleh komentar-komentar pedas dan provokatif dari sutradara Hideki Kamiya ( Okami , Devil May Cry ) di media sosial, terutama di X/Twitter. Sentuhan ironis ini semakin menambah kepribadian pada dialog-dialog dalam game.
Dalam wawancara yang sama, Kodaka juga menyatakan bahwa ia ingin sekali mengubah The Hundred Line menjadi anime—asalkan gim tersebut sukses secara komersial. Kemungkinan ini membuat para penggemar semakin antusias tentang masa depan waralaba tersebut.
Oleh karena itu, The Hundred Line: Last Defense Academy adalah RPG taktis yang dikembangkan oleh Too Kyo Games dan Media.Vision , dan diterbitkan oleh Aniplex . Judul ini dirilis pada 24 April 2025 untuk Nintendo Switch dan Windows.
Untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang The Hundred Line , Kodaka, dan seluk-beluk industri otaku, terus ikuti AnimeNews . Di sini, Anda akan menemukan berita terpanas tentang anime, manga, dan game Jepang!
Sumber: 4gamer
