Iklan

Penggunaan AI dalam karya seni Ghibli membuat marah sutradara One Piece

Rafael Shinzo
Shinzo
Nama saya Rafael Alves, dikenal sebagai Shinzo. Saya membuat situs web AnimeNew pada tahun 2009 untuk menawarkan berita tentang anime, manga, dan game langsung dari Jepang.

Sutradara anime One Piece , Megumi Ishitani , mengungkapkan kekesalannya di media sosial terhadap tren yang berkembang dalam menghasilkan Studio Ghibli menggunakan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, penggunaan Hayao Miyazaki merupakan penghinaan yang mengancam nilai artistik merek Ghibli.

Oleh karena itu, pada tanggal 2 April 2025, Ishitani memposting di X (sebelumnya Twitter): “Apakah orang Jepang menggunakan AI Ghibli? Saya putus asa. Ini merusak nilai merek Ghibli.” Kemudian ia memperkuat kritiknya, menuntut tindakan hukum: “Saya ingin tindakan hukum diambil… Saya tidak tahan melihat Ghibli diperlakukan dengan begitu tidak hormat.” Iaさらに mempertanyakan: “Tidak mungkin studio mengizinkan ini. Mengapa ini dibiarkan?”

Spirited Away Studio Ghibli
Spirited Away / Studio Ghibli

gambar bergaya Ghibli melalui ChatGPT atau alat AI lainnya telah viral di media sosial, bahkan menarik perhatian selebriti dan politisi. Namun, bagi seniman seperti Megumi, yang memahami upaya yang dibutuhkan dalam memproduksi animasi, praktik semacam ini meremehkan kerja manual dan artistik.

Patut diingat bahwa Miyazaki sendiri telah berbicara menentang AI, menyebut teknologi ini sebagai "penghinaan terhadap kehidupan" selama siaran pada tahun 2016. Namun, kontroversi ini menimbulkan pertanyaan penting tentang kepemilikan karya dan etika dalam penggunaan kecerdasan buatan dalam seni.

Terakhir, tetap ikuti AnimeNews untuk berita dan wawasan lebih lanjut tentang dunia anime, manga, dan budaya otaku!

Sumber: X (twitter)