Iklan

Resident Evil 9 diperkirakan akan ditunda hingga tahun 2026

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Capcom telah memutuskan untuk menunda perilisan Resident Evil 9 hingga tahun 2026, menurut sumber internal LutusFix. Gim yang awalnya dijadwalkan rilis pada paruh kedua tahun 2025 ini akan menjalani masa pengembangan yang lebih lama dan penyesuaian teknis. Terlepas dari penundaan tersebut, pengungkapan resmi judul gim ini akan segera terjadi, karena strategi pemasaran sebelumnya telah ditetapkan untuk kampanye promosi tahun ini.

Keputusan tersebut dilaporkan dibuat setelah diskusi internal yang panjang di dalam perusahaan. Capcom sudah memiliki jadwal yang ditetapkan, tetapi memilih untuk merevisi rencananya untuk memastikan produk yang lebih sempurna. Alasan pasti penundaan tersebut belum diklarifikasi, tetapi kemungkinan terkait dengan tantangan teknis dan keinginan untuk meningkatkan kualitas keseluruhan game. Selain itu, faktor eksternal, seperti persaingan ketat di industri dan ekspektasi penggemar yang tinggi, mungkin telah memengaruhi keputusan untuk menunda perilisan.

Resident Evil 9 ditunda
Foto: Siaran pers/Capcom

Pengujian tertutup mengungkap detail gameplay untuk Resident Evil 9

Pada Mei 2024, LutusFix mengklaim telah berpartisipasi dalam uji coba tertutup Resident Evil 9, di mana ia bermain sebagai Jill Valentine di sebuah rumah sakit terbengkalai. Latar tempatnya penuh dengan zombie dan makhluk baru, memperkuat suasana horor dan bertahan hidup yang menjadi ciri khas franchise ini. Di antara musuh-musuhnya, terdapat tipe Hunter baru yang menonjol, serta seorang pengejar dinamis, mirip dengan Mr. X (Resident Evil 2 Remake) dan Nemesis (Resident Evil 3 Remake).

Menurut sumber internal, atmosfer permainan ini cukup mengingatkan pada Resident Evil 2 remake, salah satu judul paling terkenal dalam seri tersebut. Hal ini menunjukkan kembalinya gaya survival horror klasik, dengan lingkungan tertutup dan elemen ketegangan psikologis. Perilaku musuh juga mengindikasikan kemajuan dalam kecerdasan buatan, membuat pertemuan menjadi lebih sulit diprediksi dan menantang.

Capcom berencana untuk melakukan setidaknya dua pengujian internal lagi dalam enam bulan ke depan, yang menunjukkan bahwa penyesuaian masih dilakukan pada gameplay. Pengujian ini sangat penting untuk menyempurnakan mekanisme, mengevaluasi keseimbangan pertempuran, dan menyempurnakan kinerja teknis game sebelum fase pengembangan akhir.

Leon Kennedy kembali dan Blue Umbrella akan memainkan peran sentral

Informasi terbaru menunjukkan bahwa Resident Evil 9 akan menampilkan kembalinya Leon S. Kennedy, salah satu karakter paling ikonik dalam franchise ini. Materi pemasaran internal menunjukkan bahwa penampilannya akan mirip dengan Resident Evil 4 Remake, tetapi dengan penampilan yang lebih tua, memperkuat evolusinya dalam seri ini. Perannya dalam plot belum dirinci, tetapi ada kemungkinan dia akan memainkan peran kunci dalam narasi.

Selain itu, Blue Umbrella, sebuah organisasi yang diperkenalkan di Resident Evil 7, akan memiliki relevansi yang signifikan terhadap alur cerita. Perusahaan ini, yang menampilkan dirinya sebagai versi yang diperbarui dari Umbrella asli, tampaknya terlibat dalam eksperimen biologis baru. Perannya dalam cerita dapat menghadirkan perubahan plot yang penting, terutama bagi para penggemar yang telah mengikuti perkembangan plot sejak game pertama.

Resident Evil 9
Foto: Siaran pers/Capcom

Rumor sebelumnya menyebutkan bahwa cerita Resident Evil 9 akan berputar di sekitar kultus bulan dan unsur-unsur okultisme. Namun, menurut LutusFix, ini bukan fokus utama game tersebut. Meskipun tema-tema ini mungkin hadir dalam skala yang lebih kecil, plot tampaknya berkonsentrasi pada pendekatan yang lebih tradisional, mengeksplorasi konspirasi perusahaan dan ancaman biologis, ciri khas seri ini. Judul sementara, Resident Evil: Apocalypse, terus dibahas secara internal di Capcom dan mungkin akan menjadi versi final dari nama game tersebut.

Perubahan teknologi dapat berdampak pada masa depan franchise tersebut

Salah satu informasi terpenting yang baru-baru ini terungkap adalah bahwa RE Engine, mesin grafis yang digunakan oleh Capcom sejak Resident Evil 7, mungkin telah mencapai batas kemampuannya. Ini berarti bahwa Resident Evil 9 bisa menjadi salah satu game terakhir dalam franchise ini yang menggunakan teknologi ini, sebelum transisi ke mesin grafis baru, REX Engine. Perubahan ini dapat mewakili lompatan visual dan teknis untuk judul-judul mendatang dalam seri ini, memperluas kemungkinan gameplay dan imersi.

Selain peningkatan grafis, Resident Evil 9 akan memperkenalkan mekanisme pertempuran dan strategi baru. Di antara fitur-fitur baru tersebut adalah granat taktis baru: granat asap, yang dapat digunakan untuk menciptakan gangguan atau menyembunyikan pergerakan, dan granat suara, yang dirancang untuk menarik atau mengusir musuh. Penambahan ini dapat membuat konfrontasi lebih dinamis, memungkinkan pemain untuk mengadopsi pendekatan yang lebih diam-diam atau strategis saat menghadapi bahaya.

Penundaan game ini mungkin mengindikasikan bahwa Capcom bertujuan untuk menghadirkan produk yang ambisius dan berkualitas tinggi, sehingga memenuhi harapan penggemar dan memperkuat posisi Resident Evil 9 sebagai salah satu babak terpenting dalam seri ini. Dengan janji sebagai "game survival horror terbesar dalam franchise ini," game ini diharapkan menawarkan pengalaman yang lebih intens dan mendalam, menyeimbangkan teror, aksi, dan narasi yang menarik.

Terlepas dari penantian yang panjang, antisipasi seputar Resident Evil 9 terus meningkat. Dengan pengungkapan resmi yang diharapkan dalam beberapa bulan mendatang dan detail baru yang secara bertahap muncul, penggemar seri ini memiliki alasan untuk percaya bahwa judul berikutnya akan menjadi tonggak sejarah dalam franchise ini.

Iklan