Dalam laporan terbaru, publik mengetahui bahwa Blu-ray/DVD dari anime "Solo Leveling" gagal terjual dengan baik di Jepang. Versi DVD hanya terjual 91 kopi, sementara versi Blu-ray tidak mencapai jumlah yang dibutuhkan untuk masuk dalam peringkat mingguan Oricon.
- Cuplikan 'Fairy Tail: 100 Years Quest' menampilkan karakter-karakter dari anime tersebut
- “Atri: My Dear Moments”: Trailer baru mengungkap tanggal rilis
Untuk memberi gambaran kepada para penggemar, posisi terakhir ditempati oleh "The 100 Girlfriends Who Really…", dengan 591 kopi, menunjukkan bahwa "Solo Leveling" terjual lebih sedikit. Hasil ini memperkuat tren negatif dalam penjualan fisik "Solo Leveling" di Jepang, di mana rilisan-rilisannya secara konsisten berada di peringkat terbawah tangga lagu.

Namun, beberapa faktor mungkin berkontribusi pada kinerja ini. Salah satunya adalah maraknya layanan streaming, yang secara signifikan menggeser konsumsi Blu-ray/DVD. Oleh karena itu, penting untuk digarisbawahi bahwa franchise lain masih berhasil menjual puluhan ribu unit di pasar ini, menunjukkan bahwa "Solo Leveling" menghadapi tantangan tambahan.

Korea Selatan dari "Solo Leveling." Waralaba ini mungkin terpengaruh oleh persaingan historis dan budaya antara Jepang dan Korea Selatan, yang dapat menjelaskan kurangnya dukungan di Jepang. Dalam konteks ini, Rahul Purini , CEO Crunchyroll, menyatakan bahwa produksi seri "Solo Leveling" ditugaskan dengan tujuan menjangkau audiens global, bukan hanya audiens Jepang.
Terakhir, fenomena ini menyoroti pentingnya strategi peluncuran yang disesuaikan dengan kekhasan setiap wilayah, terutama di pasar yang kompetitif dan beragam seperti pasar Jepang.
Selain itu, anime ini tayang perdana pada 7 Januari 2024, diproduksi oleh A-1 Pictures, sebuah studio yang dikenal dengan anime seperti Sword Art Online, dan masih banyak lagi.
Sumber: X (Twitter)
