Iklan

Sony menggugat Tencent, menuduh perusahaan tersebut menjiplak Horizon

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Sony telah mengajukan gugatan terhadap Tencent di Amerika Serikat atas pelanggaran hak cipta yang melibatkan waralaba Horizon. Menurut raksasa Jepang itu, game baru perusahaan Tiongkok tersebut, yang berjudul Light of Motiram, memiliki kemiripan yang jelas dengan dunia yang diciptakan dalam Horizon Zero Dawn.

Dalam gugatan tersebut, Sony menunjuk pada elemen-elemen identik dalam hal gameplay, narasi, dan desain seni antara kedua produksi tersebut, yang dapat dianggap sebagai plagiarisme. Perusahaan tersebut menuntut kompensasi finansial dan penghapusan total judul tersebut dari pasaran.

Cahaya Cakrawala Motiram
Foto: Milik Sony/Tencent

Sony menuduh pemerintah melakukan penjiplakan dan menuntut tindakan segera

Menurut dokumen pengadilan, Sony menganggap game Light of Motiram sebagai reproduksi langsung dari aspek-aspek kunci dari franchise Horizon. Lebih jauh lagi, game ini mencakup penggunaan lingkungan dunia terbuka yang dihuni oleh makhluk mekanik dengan perilaku hewan, serta estetika visual yang mengingatkan pada latar pasca-apokaliptik dari seri tersebut.

Sony menuduh Tencent tidak berwenang untuk mengambil inspirasi dari konsep artistik yang dikembangkan selama bertahun-tahun oleh tim di Guerrilla Games, studio yang bertanggung jawab atas pembuatan Horizon Zero Dawn. Gugatan tersebut menuntut ganti rugi hingga $150.000 untuk setiap pelanggaran, serta penghancuran semua materi promosi dan digital yang terkait dengan game baru tersebut.

Proposal ditolak dan peluncurannya menuai kontroversi

Pada tahun 2024, Tencent mendekati Sony dengan proposal untuk berkolaborasi dalam proyek baru di franchise Horizon, tetapi perusahaan Jepang itu menolak. Tak lama kemudian, pengembang asal Tiongkok itu mengumumkan pengembangan Light of Motiram, yang langsung menimbulkan kecurigaan pelanggaran hak kekayaan intelektual.

Pengembang belum menetapkan tanggal rilis untuk judul baru tersebut, tetapi sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa game tersebut awalnya akan dirilis untuk komputer. Dengan diajukannya gugatan tersebut, masa depan proyek ini sekarang tidak pasti dan bergantung pada keputusan pengadilan dalam beberapa bulan mendatang.

cakrawala nol fajar Cahaya Motiram
Foto: Milik Sony/Tencent

Sejarah Horizon dan ekspansi waralaba

Dirilis pada tahun 2017, Horizon Zero Dawn dengan cepat memantapkan dirinya sebagai salah satu franchise unggulan PlayStation. Gim ini menampilkan narasi yang menarik dan alam semesta yang menakjubkan secara visual. Kesuksesan judul pertama ini mengarah pada perilisan Horizon Forbidden West pada tahun 2022, dan pengumuman adaptasi live-action yang sedang dikembangkan oleh Columbia Pictures dan PlayStation Studios.

Oleh karena itu, kasus ini bukan hanya sengketa komersial, tetapi juga tanda peringatan tentang batasan antara inspirasi dan plagiarisme dalam lanskap industri game saat ini, di mana perusahaan-perusahaan besar bersaing untuk mendapatkan orisinalitas sebagai aset strategis.

Perusahaan-perusahaan tersebut belum memberikan komentar secara publik

Hingga saat ini, baik Sony maupun Tencent belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut. Pers internasional terus mengikuti kasus ini, yang dapat menetapkan preseden penting bagi pasar pengembangan game global. Informasi baru akan tersedia untuk publik segera setelah ada pembaruan.

Ikuti terus berita terbaru di WhatsApp dan ikuti AnimeNew di Instagram .