Berita mengejutkan para penggemar Selasa ini (19)! Forbes mengungkapkan bahwa Sony saat ini sedang dalam negosiasi untuk mengakuisisi Kadokawa , salah satu penerbit terbesar di Jepang. Akuisisi yang mungkin ini menjanjikan perubahan besar bagi industri hiburan, terutama di pasar anime dan manga.
Strategi ini sejalan dengan akuisisi Funimation dan Crunchyroll , yang memperkuat posisinya dalam distribusi anime. Selain itu, perusahaan sedang mengembangkan AnimeCanvas , sebuah perangkat lunak untuk mengoptimalkan produksi anime.

Saat ini, Sony memiliki 2% saham Kadokawa dan 62% saham FromSoftware, anak perusahaan yang dikenal karena mengembangkan Elden Ring . Kesepakatan ini dapat diselesaikan dalam beberapa minggu, dan dampaknya sudah terlihat: saham Kadokawa ditutup naik 23%.
Siapakah Kadokawa?
Didirikan pada tahun 1945, Kadokawa awalnya merupakan penerbit dan kini menjadi konglomerat yang mencakup majalah, buku, permainan, film, dan RPG meja. Sebagai konglomerat, mereka memiliki sekitar 70% hak atas IP anime, merilis sekitar 40 judul per tahun melalui studio seperti ENGI ( Uzaki-chan ) dan Kinema Citrus ( Shield Hero , My Happy Marriage ). Di antara kesuksesan terbarunya adalah Delicious in Dungeon .
Sony telah menunjukkan minat untuk mengadaptasi IP (Intellectual Property) untuk film live-action, memanfaatkan pasar yang berkembang untuk alternatif selain Marvel, seperti One Piece dan The Last of Us . Namun, akuisisi ini juga dapat membantu Kadokawa mengatasi krisis baru-baru ini, seperti serangan siber dan masalah hukum yang melibatkan mantan presidennya.
Terakhir, dengan potensi akuisisi ini, Sony akan mengendalikan lebih dari 70% pasar anime, tetapi masih harus dilihat apakah perusahaan akan terus berinvestasi atau mengejar pendekatan yang lebih agresif.
Sumber: Forbes
