Iklan

Sousou no Frieren: Para penggemar menggambarkan 'Fern' sebagai sosok yang beracun dan tak tertahankan

Rafael Shinzo
Shinzo
Nama saya Rafael Alves, dikenal sebagai Shinzo. Saya membuat situs web AnimeNew pada tahun 2009 untuk menawarkan berita tentang anime, manga, dan game langsung dari Jepang.

Di media sosial, kritik baru-baru ini terhadap karakter ' Fern ' dari anime "Sousou no Frieren" ( Frieren: Beyond Journey's End ) telah memicu perdebatan di antara para penggemar serial tersebut. Para penggemar serial ini mengkritik Fern karena sikapnya yang pemarah dan suka mengontrol dalam berbagai situasi, meskipun mengakui kepribadiannya yang dewasa dan keibuan.

Digambarkan sebagai seorang wanita muda dengan kedewasaan yang luar biasa untuk usianya, Fern memikul tanggung jawab untuk menjaga para protagonis, Frieren dan Stark, melakukan tugas-tugas seperti membangunkan mereka, memberi makan mereka, dan menjaga ketertiban di lingkungan tersebut. Namun, terlepas dari sikapnya yang dewasa, Fern tidak kebal terhadap momen-momen kekanak-kanakan dan kejengkelan ketika hal-hal tidak berjalan sesuai harapan. Kebiasaan cemberutnya, misalnya, dan upayanya untuk memanipulasi orang-orang di sekitarnya telah menimbulkan beragam pendapat di antara penggemar anime.

Beberapa kritikus telah menyatakan kekhawatiran tentang dampak negatif kepribadian Fern terhadap hubungan interpersonal jangka panjangnya. Mereka menunjukkan bahwa perilakunya yang suka mengontrol dan mudah berubah suasana hati dapat mengganggu kemampuannya untuk mempertahankan hubungan yang sehat, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesionalnya, yang dapat memengaruhi reputasinya secara daring maupun luring.

Di sisi lain, pendapat lain tampaknya berfokus pada aspek dangkal dari karakternya, seperti penampilan fisiknya. Beberapa penonton tampaknya bersedia mengabaikan perilaku negatifnya karena daya tarik fisiknya, yang telah menimbulkan kritik lebih lanjut tentang kedangkalan sebagian penonton, menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih holistik dalam analisis karakter.

Namun, beberapa penggemar membela Fern, menekankan perkembangan karakternya dan menunjukkan bahwa tindakannya dimotivasi oleh keinginan tulus untuk melindungi teman-temannya dan mencapai tujuannya. Mereka berpendapat bahwa sikapnya yang pemarah hanyalah salah satu sisi dari kepribadiannya yang kompleks dan beragam, yang berkontribusi pada kedalaman dan realismenya.

Singkatnya, kritik yang dilayangkan kepada Fern dalam "Sousou no Frieren" mencerminkan perdebatan yang lebih luas tentang representasi karakter dalam anime dan bagaimana tindakan serta kepribadian mereka dipersepsikan dan dianalisis

  • Bukan berarti dia terlalu pemarah, ini hanya soal bagaimana dia mengekspresikan dirinya. Anda tidak sedang mengeksploitasi kebutuhan mereka dengan cara apa pun.
  • Aku menganggapnya tipe orang yang bisa menanggung semuanya lalu meledak. Dia biasanya sangat sabar dan penyayang sehingga dianggap sebagai sosok ibu, jadi aku bisa memaafkannya untuk itu.
  • Dari jauh pun mudah terlihat bahwa dia adalah anjing yang sangat sulit untuk dipuaskan.
  • Saya jadi penasaran apakah tipe orang yang mengatakan kepada Fern bahwa dia "mudah berubah suasana hati dan mencoba mengendalikan orang lain" adalah seorang santo yang secara teratur menjalani kehidupan yang sangat terhormat
  • Yang tersisa hanyalah pemandangan menjijikkan, kondisi tidak higienis, dan suasana hati yang buruk.
  • Nah, menurutku representasi hal semacam itu lebih sedikit di edisi-edisi terbaru serial ini. Apakah karena Fern sudah berusia lebih dari 20 tahun?
  • Dalam kehidupan nyata, wanita cantik bisa lolos dari perilaku seperti ini.
  • Saya rasa ini lebih berkaitan dengan keluarga, dan mereka menggambarkannya sebagai anak yang dimanjakan oleh "kakak laki-lakinya" Stark .”

Ringkasan:

Segera setelah kekalahan raja iblis, kelompok pahlawan yang menang kembali ke rumah, siap untuk berpisah. Frieren, sang penyihir, Himmel, sang pahlawan, Heiter, sang pendeta, dan Eisen, sang prajurit, mengenang perjalanan mereka selama satu dekade saat tiba waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal.

Terakhir, Frieren: Beyond Journey's End (Sousou no Frieren) adalah manga yang ditulis oleh Kanehito Yamada dan diilustrasikan oleh Tsukasa Abe. Serial ini telah dimuat di majalah Weekly Shōnen Sunday milik Shogakukan sejak April 2020.

Berikan komentar di bawah tentang pendapat Anda mengenai ulasan tentang karakter Fern.

Manfaatkan kesempatan ini dan bergabunglah dengan WhatsApp ! Sampai jumpa di sana!