Bab 390 dari manga Black Clover menandai lompatan waktu enam bulan setelah kekalahan Lucius di bab sebelumnya. Sekarang, Kerajaan Clover berada di momen penting, dengan penduduknya memperdebatkan siapa yang seharusnya menduduki posisi Raja Penyihir berikutnya: Asta atau Yuno.
- Black Clover: Spoiler chapter 390, 391, dan 392 dijelaskan
- Black Clover berakhir setelah 11 tahun diterbitkan
Meskipun rakyat terbagi antara kedua protagonis, menjadi jelas bahwa keduanya memainkan peran fundamental dalam kemenangan baru-baru ini. Sebagian membela Asta karena kemampuannya melawan sihir, sementara yang lain menyoroti kepemimpinan dan kekuatan Yuno, menciptakan suasana ketegangan di kerajaan.
Keputusan Kerajaan Clover

Karena tidak ada konsensus di antara para kapten Ksatria Sihir, termasuk Yami dan Vangeance, muncullah solusi sederhana: gelar tersebut akan ditentukan melalui pertarungan. Usulan ini langsung mendapat dukungan dari masyarakat, yang menerima duel sebagai cara yang adil untuk memilih.

Dengan demikian, medan perang telah disiapkan, dan Asta serta Yuno mengambil posisi berlawanan di hadapan seluruh kerajaan. Konfrontasi ini bukan hanya fisik tetapi juga simbolis, mewakili persaingan dan janji selama bertahun-tahun di antara keduanya.
Awal dari konfrontasi

Sebelum pertarungan dimulai, kilas balik mengenang masa kecil mereka berdua di Hage, ketika mereka bersumpah untuk bersaing memperebutkan gelar Raja Penyihir. Kemudian, pertarungan dimulai dengan Yuno menggunakan sihir bintangnya, sementara Asta maju dengan sihir anti-nya.
Bab ini menggambarkan pertukaran serangan yang intens, dengan Yuno mendominasi langit dan Asta menahan pukulan dahsyat. Bahkan setelah menerima serangan langsung, Asta bangkit dan maju lagi, memperkuat tekadnya.

Majalah Jump Giga akan dirilis pada 30 April 2026, dan di Jepang pada 1 Mei 2026. Oleh karena itu, bab-babnya dapat diikuti secara gratis di MangaPlus.
Untuk berita anime, ikuti AnimeNews dan tetap dapatkan informasi terbaru tentang musim anime.
