Iklan

Sutradara Elden Ring Nightreign menjelaskan inti dari spin-off tersebut

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Dalam sebuah wawancara langka dengan IGN Japan, Junya Ishizaki, sutradara Elden Ring Nightreign, mengungkapkan proses pengembangan di balik layar dari spin-off Elden Ring tersebut. Berfokus pada gameplay kooperatif tiga pemain, game ini berupaya menciptakan kembali esensi RPG FromSoftware dalam sesi yang serba cepat dan dinamis, tanpa kehilangan kedalaman dan tantangan yang menjadi ciri khas judul aslinya.

Ishizaki, yang pengalamannya mencakup peran sebagai perancang level dan pertempuran pada judul-judul seperti Dark Souls dan Bloodborne, menyoroti bahwa ide untuk Nightreign lahir dari dua pilar: keinginan untuk mempertahankan tradisi FromSoftware yang menantang dan hasrat pribadinya terhadap game kooperatif.

“Permainan kooperatif selalu menarik bagi saya. Mulai dari game tembak-menembak dan MMO hingga permainan papan, pengalaman-pengalaman ini telah membentuk dasar proyek ini,” kata sang sutradara. Ia menyatakan bahwa membatasi permainan hanya untuk tiga pemain dan mengecualikan mode dua pemain bertujuan untuk menciptakan keseimbangan unik dalam dinamika kelompok.

Elden Ring Nightreign
Foto: Milik FromSoftware

Alam semesta paralel: menghormati warisan Elden Ring

Ketika ditanya tentang hubungan antara Elden Ring dan spin-off-nya, Ishizaki menjawab dengan jelas: “Elden Ring Nightreign berlatar di dunia yang sama, tetapi di garis waktu alternatif. Kami ingin mempertahankan cerita yang dialami pemain di judul aslinya sambil mengeksplorasi jalur naratif baru.”

Hidetaka Miyazaki, pencipta Elden Ring, memiliki peran terbatas dalam pengembangan Nightreign. Meskipun ia berkontribusi pada visi awal, ia sepenuhnya mempercayakan pelaksanaan proyek tersebut kepada Ishizaki. Kepercayaan ini, menurut sang sutradara, sangat penting untuk memastikan inovasi sesuai dengan standar FromSoftware.

Gameplay dinamis dan desain yang mudah beradaptasi

keunggulan Nightreign adalah pendekatannya yang inovatif terhadap gameplay. Dengan durasi pertandingan sekitar 40 menit, game ini memperkenalkan sistem peta yang dinamis. Lokasi bos, item, dan bahkan tantangan berubah di setiap sesi, menjamin pengalaman yang unik.

“Idenya adalah untuk memadatkan kompleksitas RPG ke dalam struktur yang lebih kecil, tetapi tanpa mengorbankan kedalaman atau rasa pencapaian. Itu adalah tantangan besar, tetapi saya percaya kami telah mencapai keseimbangan yang tepat,” kata Ishizaki.

Pemain akan memiliki delapan karakter yang dapat dimainkan, masing-masing dengan kemampuan dan narasi unik mereka sendiri. Implementasi item permanen, yang dikenal sebagai "Relik," telah meningkatkan progres permainan. Namun, sistem perpesanan tradisional telah dihilangkan karena format sesi yang lebih singkat.

Dengan rencana rilis pada tahun 2025, Elden Ring Nightreign menjanjikan perluasan jagat FromSoftware dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bagi Ishizaki, game ini mewakili perayaan kerja sama dan mengatasi tantangan: “Kami ingin para pemain mengalami momen-momen intens dan tak terlupakan. Ini adalah petualangan yang berbeda, tetapi dengan jiwa yang sama seperti Elden Ring.”

Pengalaman pengguna dapat diuji sebelum peluncuran, dengan versi beta yang dijadwalkan pada Februari 2025.