Penerbit Jepang Kodansha telah memulai tindakan hukum terhadap Studio Eclypse, sebuah kelompok penggemar yang bertanggung jawab atas Attack on Titan Requiem. Inisiatif ini bertujuan untuk menyajikan akhir alternatif untuk Shingeki no Kyojin (Attack on Titan), sebuah karya oleh Hajime Isayama.
- Demon Slayer: Infinity Castle Bagian 2 belum memiliki tanggal rilis yang pasti
- Mashle mungkin akan diadaptasi menjadi film live-action dengan Mackenyu sebagai Mash
Apa yang diminta Kodansha dalam gugatan tersebut?

Menurut dokumen resmi, Kodansha meminta informasi pribadi dari platform seperti YouTube dan Squarespace mengenai pihak-pihak yang terlibat, termasuk nomor telepon, email, alamat IP, dan detail pembayaran. Tujuannya adalah untuk secara resmi mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab, karena kelompok tersebut telah menggunakan Patreon untuk mencari pendanaan.
Bagaimana proyek Attack on Titan Requiem ini bermula?

Proyek ini muncul sebagai respons terhadap akhir resmi manga dan anime, yang memecah belah komunitas. Studio Eclypse menyatakan bahwa mereka ingin memberikan kesimpulan yang "lebih memuaskan" dan mendistribusikan konten tersebut secara gratis. Namun, tuduhan monetisasi dan penggunaan kekayaan intelektual tanpa izin memperparah kontroversi tersebut.
Di media sosial, terutama di X/Twitter, berita tersebut memicu perdebatan sengit. Beberapa pengguna berpendapat bahwa Kodansha hanya melindungi hak ciptanya, sementara yang lain percaya itu adalah penganiayaan terhadap penggemar yang hanya ingin menciptakan sesuatu yang berbeda. Ada juga yang mengkritik praktik grup tersebut terkait dengan Isayama sendiri dan editornya.
Debat tentang anime buatan penggemar
Kasus ini kembali memicu diskusi penting: sejauh mana penggemar dapat menciptakan versi alternatif tanpa melanggar hak cipta? Bagi banyak orang, industri perlu menemukan keseimbangan antara melindungi karya-karyanya dan mendorong kreativitas komunitas.
Dan menurut Anda, apakah Kodansha benar bertindak secara hukum, atau seharusnya penggemar memiliki lebih banyak kebebasan?
Ikuti AnimeNew di WhatsApp dan pantau terus pembaruan kami di Google News.
Sumber: X (@studio_eclypse)
