Iklan

Vatikan mengejutkan dengan maskot yang terinspirasi dari anime

Stefani Couto
Berlatar belakang jurnalistik, dan bersemangat bermain game! Saya menulis tentang game, trivia, dan panduan untuk membantu pemain lain menjelajahi alam semesta yang luar biasa ini.

Vatikan telah mengumumkan maskot barunya, Luce, yang terinspirasi oleh anime, untuk Yubileum 2025. Ini mengungkapkan pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Gereja Katolik dan budaya pop Jepang. Diciptakan oleh desainer Italia Simone Legno dari merek tokidoki, Luce mewakili upaya untuk menghubungkan Gereja dengan kaum muda melalui estetika yang terinspirasi oleh anime dan permainan video.

Tokoh tersebut akan melakukan debutnya di konvensi Lucca Comics and Games di Italia, menandai partisipasi pertama Vatikan dalam acara budaya pop. Luce, yang mengenakan mantel kuning, sepatu bot berlumpur, dan membawa salib peziarah, melambangkan perjalanan spiritual dan harapan, menurut Vatikan.

Dengan mata yang bersinar mengingatkan pada cahaya khas karakter anime, maskot tersebut digambarkan oleh Fisichella, Wakil Prefek Dikasteri untuk Evangelisasi, sebagai metafora visual untuk pesan harapan dan iman Gereja. Lebih lanjut, maskot tersebut juga akan menjadi salah satu daya tarik utama paviliun Takhta Suci di Expo 2025 di Osaka, Jepang.

Pengaruh budaya anime pada maskot baru Vatikan

Penciptaan Luce mencerminkan langkah strategis Vatikan untuk terlibat dengan bahasa budaya baru. Inisiatif ini bertujuan untuk mendekatkan Gereja dengan generasi baru. Karakter ini dan "teman-teman peziarahnya"—Fe, Xin, dan Sky—menunjukkan ciri-ciri petualang dengan pengaruh dari permainan RPG dan estetika Jepang, sehingga memungkinkan pendekatan baru dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan.

Peluncuran Luce di sebuah konvensi buku komik dan permainan memperkuat komitmen Vatikan untuk mengeksplorasi bidang budaya pop, sehingga membangun jembatan dengan kaum muda yang mengidentifikasi diri dengan dunia-dunia tersebut. Simone Legno, pencipta maskot tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Vatikan atas kesempatan untuk membuka ruang bagi budaya pop. Ia menyoroti keinginannya agar Luce dapat menyentuh hati kaum muda dan mewakili perasaan keterhubungan dan harapan.

Maskot anime Vatikan untuk Yubileum 2025
Foto: Vatikan/Sumber: Dokumen

Luce dan persiapan untuk perayaan jubileum tahun 2025

Dengan sepatu bot yang mengisyaratkan perjalanan yang penuh tantangan dan tongkat yang melambangkan jalan menuju keabadian, Luce mencerminkan nilai-nilai iman dan tekad. Jas hujan kuningnya, yang mengingatkan pada bendera Vatikan, melambangkan komitmennya terhadap badai kehidupan dan misinya untuk menyampaikan harapan, sehingga melampaui batasan fisik Gereja.

Yubileum adalah perayaan dalam Gereja Katolik, yang diadakan setiap 25 tahun sekali, yang mengundang umat beriman dari seluruh dunia untuk mengalami tahun penuh rahmat dan ziarah. Oleh karena itu, kehadiran Luce pada perayaan tahun 2025 merupakan bagian dari serangkaian acara budaya yang diselenggarakan oleh Vatikan.

Dengan tema “Keindahan Membawa Harapan,” paviliun Vatikan di Expo 2025 juga akan menampilkan lukisan Caravaggio “Penguburan Kristus,” yang dipinjamkan dari Museum Vatikan. Luce, dengan penampilannya yang seperti peziarah dan mata yang cerah, mewakili pembimbing spiritual kaum muda, menggemakan pesan Paus Fransiskus bahwa kaum muda harus menjadi “peziarah” dalam iman dan bukan “turis” spiritualitas mereka.