Nintendo telah mengkonfirmasi bahwa film live-action yang sangat dinantikan berdasarkan The Legend of Zelda akan tayang di bioskop pada tanggal 26 Maret 2027. Pengumuman tersebut disampaikan melalui aplikasi Nintendo Today!, yang baru-baru ini diluncurkan untuk perangkat seluler, dan menandai langkah penting perusahaan Jepang tersebut dalam memperluas jagat audiovisual merek tersebut.
- Genshin Impact akan mendukung kontroler Xbox dan PlayStation di Android
- Nintendo Direct mengungkap Metroid Prime 4 Beyond dan berita lainnya
Sejak November 2023, rumor tentang produksi film tersebut telah beredar menyusul dirilisnya laporan keuangan perusahaan. Namun, pada saat itu, Nintendo menyatakan bahwa mereka berinvestasi langsung dalam konten visual dan secara aktif berpartisipasi dalam pengembangan produksi film. Presiden perusahaan, Shuntaro Furukawa, menyatakan bahwa perusahaan "sangat terlibat" dalam pembuatan berbagai proyek, sehingga memperkuat harapan seputar adaptasi film dari dunia Hyrule.

Produksi ini disutradarai oleh Wes Ball dan ditulis oleh Derek Connolly
Meskipun Nintendo masih merahasiakan detail plot dan pemeran, mereka telah mengkonfirmasi sebagian dari tim kreatif di balik layar. Sutradara Wes Ball, yang menyutradarai Planet of the Apes: Reign, akan menyutradarai proyek ini. Skenario akan ditulis oleh Derek Connolly, yang dikenal karena Jurassic World: Dominion. Produksi ini akan menjadi kemitraan antara Nintendo, Columbia Pictures, dan Sony Pictures, yang juga akan menangani distribusi film di seluruh dunia.
Wes Ball secara terbuka menyatakan keinginannya agar film ini memiliki estetika visual yang terinspirasi oleh karya-karya Hayao Miyazaki dari Studio Ghibli. Pendekatan ini menunjukkan narasi yang lebih puitis dan kaya secara visual, yang seharusnya menarik bagi penggemar lama maupun penonton baru yang belum familiar dengan kisah Link, Zelda, dan Ganon.
Waralaba Zelda adalah salah satu yang paling bergengsi dalam sejarah permainan video
Dibuat pada tahun 1986, The Legend of Zelda adalah salah satu seri game paling berpengaruh dan memenangkan banyak penghargaan dalam sejarah video game. Dengan setiap judul baru, narasi menghadirkan versi protagonis yang berbeda: Link, seorang prajurit elf muda; Zelda, putri Hyrule; dan Ganon, seorang penjahat yang selalu menjadi ancaman bagi kerajaan. Game seperti Ocarina of Time, Majora's Mask, dan Breath of the Wild telah menandai banyak generasi dan dikenang hingga saat ini sebagai tonggak sejarah industri.
Nintendo belum mengungkapkan apakah film tersebut akan mengadaptasi versi spesifik dari waralaba tersebut atau menceritakan kisah orisinal. Sementara itu, di balik layar, para produser sedang mempertimbangkan aktris Hunter Schafer — yang dikenal melalui serial Euphoria (2019) — untuk peran Putri Zelda. Terlepas dari spekulasi tersebut, belum ada yang secara resmi mengkonfirmasi pemilihan pemeran tersebut hingga saat ini.

Nintendo berinvestasi di bidang film setelah kesuksesan Super Mario Bros.
Pengumuman penayangan perdana film Zelda memperkuat fase baru Nintendo di dunia perfilman. Pada tahun 2023, Super Mario Bros. The Movie menjadi film terlaris tahun itu dan mengukuhkan kesuksesan transisi merek tersebut ke media audiovisual. Dengan sekuel yang sudah dikonfirmasi untuk April 2026, perusahaan ini memperluas upayanya di segmen ini, bertaruh pada waralaba yang sudah mapan untuk menaklukkan layar lebar.
Inisiatif untuk mengubah Hyrule menjadi latar sinematik mencerminkan strategi diversifikasi Nintendo, yang kini melihat film sebagai bidang yang menjanjikan untuk memperkuat kekayaan intelektualnya. Harapannya adalah film ini akan semakin meningkatkan popularitas saga tersebut dan mendorong perilisan game baru di jagat game.
Sembari para penggemar menunggu kabar lebih lanjut tentang naskah, pemeran, dan pendekatan film tersebut, yang sudah diketahui adalah tanggal rilisnya telah ditetapkan. Hingga saat itu, publik dapat mengikuti pengumuman Nintendo selanjutnya dan berspekulasi tentang elemen mana dari dunia Zelda yang luas yang akan diwujudkan di layar lebar.

