Kecerdasan Buatan Sora menjadi mimpi buruk bagi para pembuat anime

Rafael Shinzo
Shinzo
Saya Rafael Alves, dikenal sebagai Shinzo, pendiri AnimeNew. Saya membuat situs ini pada tahun 2009 dengan misi untuk berbagi berita dan informasi terkini tentang anime, manga, dan...

Perangkat lunak video berbasis AI, Sora, yang dibuat oleh OpenAI, telah menjadi pusat kontroversi baru di kalangan penggemar dan profesional di industri Jepang. Hanya dalam satu minggu sejak peluncurannya, sistem ini telah digunakan untuk membuat adegan yang terinspirasi oleh anime dan game, seperti Dragon Ball Z, One Piece , dan Attack on Titan, yang kembali memicu perdebatan tentang hak cipta dan penyalahgunaan kekayaan intelektual.

Seperti ChatGPT, Sora mengubah deskripsi teks menjadi video realistis dengan akurasi luar biasa. Namun, kurangnya pembatasan yang efektif memungkinkan pengguna untuk membuat ulang karakter dan skenario berhak cipta, yang menuai kritik keras. Salah satu contoh yang paling banyak dibicarakan adalah ketika CEO OpenAI, Sam Altman,memotong-motong Pikachu yang realistispenggemar Nintendo.

Selain itu, sementara raksasa seperti Disney dan Marvel tampaknya memiliki pemblokiran otomatis di dalam platform tersebut, karya-karya Jepang tetap rentan. Ketidakseimbangan ini mendorong politisi Jepang Akihisa Shiozaki untuk mengadakan pertemuan darurat guna membahas langkah-langkah untuk melindungi budaya nasional. Menurutnya, ada risiko bahwa teknologi seperti Sora "menghancurkan budaya Jepang."

Altman mengakui masalah tersebut dan berjanji untuk memberikan pemegang hak cipta kendali yang lebih rinci atas penggunaan karya mereka. Namun, eksekutif tersebut tidak merinci jangka waktu atau metode konkret. Di sisi lain, Nintendo menegaskan kembali bahwa mereka akan terus mengambil tindakan hukum terhadap setiap penggunaan tanpa izin, terlepas dari apakah itu melibatkan kecerdasan buatan atau tidak.

Dengan demikian, diskusi tentang batasan etika dan hukum AI dalam hiburan terus berkembang — dan Jepang tampaknya berada di garis depan pertempuran baru ini.

Ikuti AnimeNew di WhatsApp dan pantau terus pembaruan kami di Google News.

Shinzo
Mengikuti
Saya Rafael Alves, dikenal sebagai Shinzo, pendiri AnimeNew. Saya membuat situs ini pada tahun 2009 dengan misi untuk berbagi berita dan informasi terbaru tentang anime, manga, dan game langsung dari Jepang.