Pasar lisensi anime telah memperoleh alat baru yang ditujukan bagi perusahaan yang tertarik untuk bekerja sama dengan kekayaan intelektual Jepang. Kun Gao, salah satu pendiri dan mantan CEO Crunchyroll, mengumumkan peluncuran AniBiz, sebuah platform yang dibuat untuk menghubungkan pemegang hak anime dengan calon mitra bisnis.
- Crunchyroll mengungkap jadwal rilis musim panas 2026 mereka
- Crunchyroll melaporkan penurunan laba sebesar 63% di Jepang

Menurut informasi yang dirilis oleh Nakama, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Gao, AniBiz memulai debutnya sebagai pasar B2B yang fokus secara eksklusif pada industri anime global. Oleh karena itu, tujuannya adalah untuk memfasilitasi kontak antara studio, komite produksi, distributor, dan perusahaan yang tertarik untuk melisensikan karakter, serial, dan merek.
Bagaimana cara kerja AniBiz?
Platform anime AniBiz menyatukan basis data ribuan serial anime dan bertujuan untuk menyederhanakan proses yang biasanya bergantung pada kontak langsung dan jaringan. Perusahaan yang sudah bergabung antara lain Toei Animation, Aniplex, TV Tokyo, TOHO Global, Pony Canyon , dan Avex Pictures.

Selain itu, AniBiz menawarkan berbagai tingkat akses. Paket dasar gratis dan memungkinkan perusahaan untuk membuat profil agar dapat ditemukan oleh pemberi lisensi. Namun, versi profesional berharga US$49 per bulan dan mencakup akses ke informasi terperinci tentang judul, komite produksi, dan data industri lainnya.
Ekspansi pasar anime
Menurut Kun Gao, tujuannya adalah untuk mengurangi hambatan bagi mitra baru untuk memasuki pasar anime. Eksekutif tersebut percaya bahwa ada jauh lebih banyak perusahaan yang tertarik untuk bekerja sama dengan karya-karya Jepang daripada yang saat ini dapat ditampung oleh industri.
Inisiatif ini juga melibatkan Brady McCollum, CEO Nakama, dan Sae Whan Song, seorang profesional yang pernah bekerja di perusahaan seperti Crunchyroll, Toei Animation , dan Viz Media. Seiring dengan peluncuran platform ini, pemegang hak cipta baru diharapkan akan ditambahkan dalam beberapa bulan mendatang.
Sumber: Variety
